BERITA TERKINIEDUKASIPEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Pemkot Makassar Gandeng Pusjar SKMP LAN RI Susun HCDP

×

Pemkot Makassar Gandeng Pusjar SKMP LAN RI Susun HCDP

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar gandeng Pusjar SKMP LAN RI susun HCDP untuk memastikan setiap aparatur berada di posisi yang tepat
FGD HCDP - Tim SKMP LAN membantu memetakan kebutuhan dan tantangan kompetensi ASN sebagai bahan penyusunan Dokumen Human Capital Development Plan saat Focus Group Discussion bertema Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Kota Makassar di Hotel Rinra Makassar, Selasa, 9 Juni 2026. (Foto : Tim Humas SKMP LAN Makassar)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSARPemkot Makassar gandeng Pusjar SKMP LAN RI susun HCDP untuk memastikan setiap aparatur berada di posisi yang tepat.

Humas Pusjar SKMP LAN, Adekamwa, melalui rilis menyampaikan bahwa kerja sama itu dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Kota Makassar di Hotel Rinra Makassar, Selasa (9/6/2026).

Kisaran 100 lebih peserta mengikuti kegiatan tersebut mewakili OPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, terdiri dari sekretaris perangkat daerah dan kepala subbagian kepegawaian.

Kepala Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN, Dr Muhammad Aswad MSi, hadir bersama Tim SKMP LAN Makassar yang beranggotakan para Analis Kebijakan.

Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr Zulkifly SSTP MSi, dan Sekretaris BKPSDM Kota Makassar, Fandi Wiranto Iqbal SSTP MM.

Pengembangan Kompetensi

Melalui FGD ini, Pemerintah Kota Makassar menghimpun data dan masukan dari seluruh perangkat daerah, untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan SDM aparatur, serta berbagai isu strategis kepegawaian.

Termasuk pemetaan kesenjangan kompetensi, akan menjadi dasar penyusunan Dokumen Human Capital Development Plan (HCDP) sebagai arah pengembangan talenta aparatur di lingkup Pemkot Makassar.

Dalam sambutannya, Kepala Pusjar SKMP LAN, Dr Muhammad Aswad, menegaskan bahwa HCDP merupakan instrumen strategis dalam menyiapkan aparatur sipil negara yang kompetitif, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Menurutnya, berbagai kajian global memprediksi Indonesia berpeluang menjadi salah satu dari empat kekuatan ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045, bertepatan dengan satu abad kemerdekaan Indonesia.

Manajemen Talenta

“Jika Indonesia ingin mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, maka kita membutuhkan ASN yang memiliki daya saing tinggi,” kata Aswad.

ASN yang kompetitif, menurut Aswad, akan melahirkan birokrasi yang profesional, dan birokrasi yang profesional akan menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas.

Baca Juga  Petahana Bupati Indah Resmi Daftar Ke KPU Lutra

Dia melanjutkan, “Karena itu, pengembangan kompetensi ASN tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi harus direncanakan secara sistematis dan berbasis kebutuhan organisasi.”

Ia menjelaskan, penyusunan HCDP tidak hanya berfungsi sebagai dokumen perencanaan pengembangan SDM, tetapi juga menjadi landasan penting dalam penerapan manajemen talenta yang saat ini menjadi agenda prioritas reformasi birokrasi nasional.

Peta Jalan Pengembangan SDM

Melalui HCDP, pemerintah daerah dapat memproyeksikan kompetensi yang dibutuhkan dalam lima tahun ke depan, menentukan jenis pengembangan yang harus diikuti ASN, serta memastikan setiap investasi pengembangan SDM memberikan dampak nyata terhadap kinerja organisasi.

“Inilah yang menjadi salah satu prasyarat penting dalam implementasi manajemen talenta,” jelas Aswad seperti catatan Tim Humas Pusjar SKMP LAN.

Dia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar melalui BKPSDM yang telah mengambil langkah strategis menyusun HCDP sebagai dasar penguatan kapasitas ASN secara berkelanjutan.

“Dokumen HCDP yang disusun hari ini diharapkan menjadi peta jalan pengembangan SDM aparatur yang mampu melahirkan ASN profesional, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik pada tahun-tahun mendatang,” kata Aswad.

Kolaborasi Untuk Tata Kelola Efektif

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr A Zulkifly SSTP MSi, mengajak seluruh peserta FGD menyampaikan berbagai persoalan dan kondisi riil kepegawaian di masing-masing perangkat daerah.

Dengan pendampingan Tim Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN Makassar sebagai mitra strategis, Pemerintah Kota Makassar diharapkan dapat menyusun dokumen HCDP yang sesuai kebutuhan organisasi.

“Prinsipnya adalah the right person in the right position. Saya berharap forum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menggambarkan kondisi aktual kepegawaian. Masukan yang diperoleh akan menjadi dasar dalam merancang kebutuhan dan pengembangan SDM secara lebih terarah, sehingga pelaksanaan agenda prioritas Wali Kota Makassar dapat berjalan secara efektif dan efisien,” tutur Zulkifly.

Baca Juga  Misteri Surat Cinta

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan LAN RI melalui penyusunan HCDP, menjadi langkah penting dalam menyiapkan aparatur yang mampu menjawab tantangan pembangunan yang terus berkembang.

Acuan Strategis

Ke depan, dokumen ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam pengelolaan talenta ASN, memperkuat budaya kinerja, dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada hasil.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, kualitas aparatur menjadi faktor penentu keberhasilan pemerintahan.

Karena itu, penyusunan HCDP tentunya berbicara tentang kebutuhan kompetensi hari ini, juga kesiapan birokrasi menghadapi tantangan masa depan melalui pengelolaan talenta yang lebih sistematis.

Sebagai bagian dari transformasi LAN RI yang terus bergerak menuju Bigger, Smarter, Better, penguatan kapasitas ASN diharapkan mampu melahirkan birokrasi yang lebih responsif, dan berdampak.

Seluruh ikhtiar tersebut sejalan dengan komitmen ASN Kompeten, Rakyat Sejahtera melalui birokrasi yang semakin profesional dan melayani. ***

Tinggalkan Balasan