BERITA TERKINIEDUKASIPOLKUMHAM

Konsep LAN Perlu Dukungan Pendanaan Memadai

×

Konsep LAN Perlu Dukungan Pendanaan Memadai

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Taufan Pawe mengatakan, strategi dan konsep LAN perlu dukungan pendanaan memadai
ASN ADAPTIF - Anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, menerima plakat saat berkunjung ke Pusjar Pusjar SKMP LAN Makassar, Kamis, 7 Mei 2026. Dia mengatakan, pentingnya ASN yang adaptif yang bisa memberi pelayanan kepada masyarakat. (Foto : Tim Humas Pusjar SKMP LAN Makassar)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSARAnggota DPR RI Taufan Pawe mengatakan, strategi dan konsep LAN perlu dukungan pendanaan memadai.

“Kalau kita bicara secara akademik, maka kata kuncinya adalah inovasi. Saya melihat konsep dan strategi yang dibangun LAN sangat baik, hanya memang perlu dukungan pendanaan yang memadai,” kata Taufan Pawe.

Taufan Pawe mengatakan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar, Kamis, 7 Mei 2026.

Kepala Pusjar SKMP LAN, Dr Muhammad Aswad MSi, bersama Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr Sulaeman Fattah MSi, menyambut kunjungan kerja mantan Ketua DPD Partai Golkar Sulsel itu.

Pertemuan berlangsung di Auditorium Hasanuddin Pusjar SKMP LAN Makassar. Hadir pegawai unit kerja LAN Makassar, serta mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar.

Humas Pusjar SKMP LAN, Adekamwa, melalui rilis mengatakan, kegiatan tersebut untuk memastikan pengembangan kapasitas ASN berjalan lebih efektif, merata, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Di tengah agenda pengawasan, kehadiran mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar menjadi penanda bahwa kepemimpinan birokrasi masa depan sedang dipersiapkan sejak hari ini.

Penguatan Peran LAN

Pemutaran video capaian kinerja Pusjar SKMP LAN RI Makassar mengawali kegiatan siang itu, dilanjutkan sambutan dari Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Kepala Pusjar SKMP, hingga pengarahan dari Taufan Pawe sebagai mitra pengawasan Komisi II DPR RI.

Peserta kunjungan menyaksikan video capaian kinerja Pusjar SKMP LAN yang menampilkan penguatan pembelajaran ASN, inovasi pelayanan publik, dan pengembangan kapasitas birokrasi di kawasan timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr Sulaeman Fattah, menggambarkan kampus yang dipimpinnya sebagai bagian dari upaya negara menyiapkan birokrasi yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan daerah.

Ia mengatakan, Politeknik STIA LAN Makassar tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi ASN, tetapi juga membuka akses pembelajaran bagi pemerintah daerah dan masyarakat umum.

Menurut Sulaeman Fattah, institusi tersebut bahkan telah menyusun kurikulum khusus bagi anggota DPRD kabupaten/kota dan pemerintahan desa sebagai bagian dari penguatan kapasitas pemerintahan di tingkat lokal.

Reformasi Birokrasi

Dalam arahannya, Taufan Pawe mengatakan, bahwa reformasi birokrasi harus ditopang kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan berkapasitas.

“Kalau kita berbicara tata kelola pemerintahan yang baik, maka kita tidak bisa memisahkannya dari kualitas sumber daya manusianya,” kata mantan Wali Kota Parepare itu.

Dia melanjutkan, “Integritas saja tidak cukup. Negara membutuhkan aparatur yang memiliki integritas sekaligus kapasitas.”

Karena itu, menurut Taufan, LAN RI harus menjadi wadah yang mengasah, menumbuhkan, dan mempersiapkan calon-calon pemimpin birokrasi yang siap menghadapi tantangan pemerintahan modern.

Penggerak Transformasi Birokrasi

Dalam pembahasan pengawasan, Komisi II DPR RI menyoroti pentingnya memperkuat peran Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai penggerak transformasi birokrasi nasional.

LAN dinilai memiliki posisi strategis untuk membangun kepemimpinan birokrasi yang adaptif, memperkuat manajemen talenta ASN, sekaligus menghadirkan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, mulai dari relevansi kurikulum pelatihan ASN, kualitas widyaiswara, kapasitas sarana pembelajaran, hingga evaluasi dampak pasca-pelatihan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah.

Dorongan Kolaborasi

Dalam sesi dialog yang berlangsung terbuka, sejumlah dosen dan pejabat Pusjar SKMP menyampaikan kegelisahan mereka tentang masa depan pengembangan kapasitas ASN – mulai dari kebutuhan beasiswa, keterbatasan anggaran, dukungan terhadap inovasi masyarakat, hingga efektivitas pelatihan kepemimpinan yang dinilai belum optimal akibat dominasi metode daring dan pembiayaan yang terbatas.

Menanggapi berbagai masukan itu, Taufan Pawe berjanji akan membawa aspirasi itu ke ruang pembahasan resmi di DPR RI.

Menurut Taufan, penguatan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia menjadi penting karena institusi tersebut memegang peran strategis dalam menjaga kualitas birokrasi dan pelayanan publik di tengah tuntutan pemerintahan yang terus berubah.

Membangun ASN yang Melayani

Kunjungan kerja ini menandai langkah bersama antara DPR RI dan Lembaga Administrasi Negara untuk memastikan reformasi birokrasi tidak berhenti sebagai agenda kebijakan, melainkan hadir sebagai perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dalam pelayanan pemerintah sehari-hari.

Melalui berbagai program, Pusjar SKMP LAN telah memfasilitasi lurah, kepala sekolah, guru, hingga kepala puskesmas untuk memperkuat kepemimpinan, inovasi pelayanan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung.

Kepala Pusjar SKMP LAN RI, Dr Muhammad Aswad MSi, menegaskan bahwa kualitas ASN akan menentukan wajah pelayanan pemerintah di tengah masyarakat.

“Kami ingin setiap ASN yang belajar di Kampus Pusjar SKMP LAN pulang membawa perubahan. Bukan hanya pengetahuan baru, tetapi juga semangat melayani, keberanian berinovasi, dan kemampuan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” kata Muhammad Aswad.

“Dari Makassar, kami ingin memperkuat pembelajaran birokrasi untuk seluruh kawasan timur Indonesia,” kata Muhammad Aswad didampingi Tim Humas usai menerima Kunjungan Kerja Pengawasan Komisi II DPR RI.***

Tinggalkan Balasan