MAKASARCHANNEL, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akhirnya menertibkan Pasar Kalimbu atau pasar tumpah di Jalan Veteran Utara Makassar, setelah puluhan tahun menjadi lokasi bongkar muat sayur-mayur.
Penertiban pasar tumpah di kawasan yang juga terkenal sebagai pasar dini hari ini berlangsung Minggu (24/5/2026) dini hari.
Baca Juga: Giliran 16 Lapak PKL di Barawaja Kena Penertiban Pemkot Makassar
Penertiban pasar tumpah yang dekat dengan Pasar Terong ini dilakukan Tim Gabungan. Tim terdiri atas unsur TNI-Polri, Satpol PP, jajaran PD Pasar, pihak kecamatan/kelurahan Bontoala, Kesbangpol serta tokoh masyarakat turun langsung mengawal penataan tersebut.
Baca Juga: Penertiban Berlanjut, Pemkot Makassar Bongkar 16 Lapak PKL di Tabaringan
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief menjelaskan, para pedagang bongkar muat di kawasan Pasar Kalimbu ini direlokasi ke Terminal Malengkeri, Kecamatan Tamalate.
Mengutip situs Pemkot Makassar, Ali mengatakan proses relokasi dan penertiban berjalan baik. Hal ini berkat kesadaran para pedagang serta pendekatan humanis pemerintah bersama tim gabungan.
Baca Juga: Lanjutan Penertiban PKL di Makassar: Pemilik Lapak Membongkar Sendiri
“Alhamdulillah penataan berjalan kondusif. Tidak ada gesekan karena semua penertiban ini mengedepankan komunikasi dan menjaga ketertiban serta keamanan warga,” kata Ali Gauli.
Kemacetan dan Menutup Trotoar
Selama ini, jelas Ali, aktivitas bongkar muat dan lapak pedagang yang memenuhi ruas Jalan Veteran Utara sering menimbulkan kemacetan. Mengganggu pengguna jalan, hingga menutup fungsi trotoar bagi pejalan kaki.
Baca Juga: Penertiban PKL Makassar Berlanjut ke Gerobak Kuning di Jalan Tinumbu
Lebih lanjut, Ali menjelaskan, 308 penjual, atau mobil boks pedagang bongkar muat telah pindah dan mulai berjualan di Terminal Malengkeri.
Menurut Ali, setelah penertiban, sepanjang Jalan Veteran Utara, khususnya di wilayah Kelurahan Gaddong dan Kelurahan Wajo Baru, mulai steril dari aktivitas bongkar muat di pinggir jalan.
Baca Juga: Siap-siap, Pemkot Makassar Fasilitasi Kredit Usaha Bagi PKL yang Kena Penertiban
Ali mengatakan, selama ini aktivitas bongkar muat di badan jalan menjadi salah satu penyebab kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
“Karena saat ini, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan lokasi relokasi yang lebih luas dan tertata di Terminal Malengkeri. Agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum,” jelasnya.
Baca Juga: Lagi, Pemkot Makassar Tertibkan 27 Lapak Pedagang di Trotoar dan Drainase
Jumlah Pedagang
Menurut Ali, jumlah pedagang yang tercatat di kawasan Pasar Kalimbu mencapai 359 orang. Ia merinci masing-masing 68 pedagang di Jalan Kubis, 84 di alan Mentimun 84, di Jalan Bayam 85 pedagang. Kemudian di Lorong 101 sebanyak 35 pedagang, dan Lorong 99 sebanyak 23 pedagang.
Baca Juga: Penertiban PKL di Tamalate, Ada Dugaan Sewa-Menyewa Lahan
Sedangkan di Lorong 97 sebanyak 42 pedagang, serta 98 pedagang di Lorong 98, dan sejumlah titik lainnya di sekitar kawasan pasar.
Ali berharap para pedagang tetap konsisten menempati lokasi di Terminal Malengkeri sehingga penataan Jalan Veteran dapat berkelanjutan. ***













