MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus melanjutkan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan sasaran gerobak-gerobak penjual bercat kuning di Jalan Tinumbu.
Pemkot menertibkan sekitar 60 gerobak PKL di sekitar SMK Negeri 4 Makassar, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Siap-siap, Pemkot Makassar Fasilitasi Kredit Usaha Bagi PKL yang Kena Penertiban
Mengutip situs resmi Pemkot Makassar, penertiban ini berlangsung tanpa gejolak.
Bahkan para pedagang bersama petugas gabungan Pemkot Makassar melakukan pembongkaran bersama.
Baca Juga: Lagi, Pemkot Makassar Tertibkan 27 Lapak Pedagang di Trotoar dan Drainase
Para pedagang membongkar lapaknya masing-masing yang sudah berdiri sekitar 30-an tahun. Kemudian petugas gabungan Pemkot merapikan bongkarannya.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, memimpin proses penertiban dan pembersihan bekas lapak.
Baca Juga: Penertiban PKL di Tamalate, Ada Dugaan Sewa-Menyewa Lahan
“Proses ini sudah melalui tahapan panjang. Mulai dari edukasi, sosialisasi secara humanis, hingga pemberian teguran lisan dan tertulis sebanyak tiga kali,” ungkap Andi Irwan.
Menurut Irwan, setelah penertiban, trotoar kembali terbuka untuk pejalan kaki. Drainase kembali berfungsi optimal.
Baca Juga: Operasi Penertiban PKL Bergeser ke Kawasan Pantai Losari
Irwan mengatakan, kawasan yang ditertibkan tersebut menjadi perhatian khusus, karena berada di wilayah strategis.
Kawasan ini berbatasan langsung dengan SMK Negeri 4 Makassar, yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Pemkot Makassar Lanjutkan Penertiban Lapak PKL, Kali Ini di BTP
30 Truk
Usa pembongkaran, sekitar 30 truk diarahkan untuk mengangkut sisa-sisa pembongkaran.
Petugas langsung mengangkut dan membuang sampah dan material pada hari yang sama.
Baca Juga: Pemkot Makassar Bongkar Lapak PKL di Asrama Haji
“Ini juga, terlihat drainase yang sebelumnya tertutup juga langsung dibersihkan agar kembali berfungsi optimal,” ungkap Andi Irwan.
Irwan menegaskan, pendekatan humanis menjadi kunci keberhasilan penertiban ini.
Baca Juga: Pemkot Makassar Tertibkan Pedagang Liar Pasar Kalimbu
Tumbuhnya Kesadaran
Camat Bontoala, Pataullah mengatakan Penertiban lapak PKL di kawasan Jalan Tinumbu sebagai bukti kesadaran warga.
“Juga menjadi contoh tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam mendukung penataan kota,” ujarnya.
Baca Juga: Perumda Pasar Makassar Tertibkan Pasar Pabaengbaeng, Relokasi Pedagang di Badan Jalan
Ia menegaskan, kegiatan penertiban ini lebih fokus pada pembersihan sisa bongkaran, bukan lagi penertiban secara paksa.
“Hari ini sebenarnya bukan lagi penertiban. Ini hanya proses lanjutan, yakni menyisir dan mengangkut sisa-sisa bongkaran sendiri oleh pemilik lapak. Kami hanya membantu merapikan yang masih tersisa,” jelasnya. ***













