Selain berbagi inspirasi tentang kisah menulis buku cerita anak, acara Sastra Sabtu Sore diisi penampilan pengisi acara yang juga dominan anak-anak. Kolaborasi seniman dan anak-anak menjadi pertunjukan menarik.
Syahrir Patakaki Daeng Nassa yang membawakan dua puisi, masing-masing Kelong Pakpilajarang (Nyanyian Pendidikan) dan Tau Toata (Orang Tua Kita), secara spontan mengajak Rahmawati Yusra dan Kalila Karim, murid SDN Borong.
Berita Terkait :
Isi Bulan Bahasa Dan Sastra, SDN Borong Gelar Lomba Bercerita
Yudhistira Sukatanya dan Istrinya, Dewi Ritayana, memboyong tiga cucunya berkolaborasi dengan seniman Basri B Sila tampil membawakan puisi yang sarat nilai religius berjudul Meniti Helai-helai Cahaya.
Selain itu ada penampilan dari Lady Veleska Kristian, murid kelas 6 SD, yang membawakan lagu Mappadendang dan Ammakku. Juga pembacaan puisi dan lagu dari murid-murid SDN Borong, yakni Andi Muh Huga, Fatimah Azzahra, dan Jesica.
Bukti dkungan dari DPK Sulsel pada acara ini terlihat dengan hadirnya Kepala UPT Perpustakaan Abd Hadi dan Kepala Seksi Layanan Perpustakaan Feby Primajanti yang pada kesempatan itu menyampaikan bahwa sudah ada Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak yang bisa dimanfaatkan untuk diskusi dan pelatihan serta kegiatan literasi lainnya. (her)












