BERITA TERKINIINTERNASIONAL

Anwar Ibrahim Bilang Pemeriksaan Covid Bukan Diskriminasi Terhadap Cina

×

Anwar Ibrahim Bilang Pemeriksaan Covid Bukan Diskriminasi Terhadap Cina

Sebarkan artikel ini

Pada saat yang sama, Otoritas Kesehatan Malaysia memperingatkan, mereka yang close contact dengan orang-orang yang telah melakukan perjalanan ke Cina dalam 14 hari terakhir, atau menunjukkan penyakit mirip influenza atau infeksi pernapasan akut yang parah, juga perlu dites Covid-19.

Pada Senin, 2 Januari 2022, Kementerian Kesehatan menambahkan siap memperketat pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari kebijakan perbatasan pandemi.

Anwar mengatakan, tahun lalu, ada 336 ribu pengunjung dari Cina. Mayoritas turis. Pada Desember 2022 saja, ada 53 ribu pelancong asal Cina.

Berita Terkait :
Raja Malaysia Tunjuk Muhyiddin Yassin Sebagai Perdana Menteri

“Tidak ada lonjakan infeksi yang dapat dikaitkan dengan negara mana pun. Ini tidak berarti kami mengendurkan aturan untuk negara mana pun, termasuk Cina. Kami harus memantau sesuai dengan itu. Kami tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan hanya karena banyaknya laporan. Jika kita melihat situasi global secara keseluruhan, masalahnya lebih kompleks,” kata Anwar.

Minimnya jumlah kematian dan angka infeksi virus corona di tengah laporan kesulitannya sistem kesehatan Cina, membuat curiga sejumlah negara. Beijing tidak terima dengan kebijakan sejumlah negara.

Menurut Beijing, peraturan sejumlah negara yang memberlakukan pembatasan Covid-19 ke pelancong dari Cina tidak masuk akal dan diskriminatif. Beijing siap memberikan tindak tanggapan atas kebijakan tersebut. (bas)

Tinggalkan Balasan