MAKASSARCHANNEL, SINJAI – Pemkab Sinjai gelar Forum Satu Data Indonesia (SDI) sebagai komitmen menuju tata kelola data yang akurat dan terintegrasi.
Tak sekadar seremoni, komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan tanggung jawab mutlak dalam SDI di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa (14/4/2026).
Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, membuka kegiatan strategis tersebut. Hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, kepala OPD, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sinjai.
Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini akan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan.
Pantau Pembaruan Data
Tujuannya untuk memantau perkembangan proses pembaruan data sektoral yang dilakukan masing-masing OPD.
“Forum ini penting untuk melihat sejauh mana progres updating data dari setiap OPD sebagai pengisi data sektoral,” jelas Haerani Dahlan.
Ia menambahkan, agenda utama forum kali ini adalah penandatanganan berita acara Forum SDI serta Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bagi para penanggung jawab data.
Implementasi Satu Data
Sementara itu, Sekda Sinjai dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong implementasi kebijakan Satu Data Indonesia secara optimal.
Menurutnya, forum ini menjadi wadah strategis untuk membangun sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, baik sebagai produsen data, walidata, maupun pembina data statistik.
“Penandatanganan SPTJM ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk keseriusan kita memastikan setiap data yang dihasilkan perangkat daerah berkualitas, lengkap dengan metadata, serta sesuai standar yang ditetapkan,” tegasnya.
Sekda juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh kepala perangkat daerah dan camat dalam mendukung penyelenggaraan Satu Data Indonesia, mulai dari pengumpulan hingga penyebarluasan data.
Akurat Dan Terintegrasi
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa data yang dihimpun harus benar-benar dimanfaatkan dalam penyusunan dokumen perencanaan dan pengambilan kebijakan.
“Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pembangunan di Kabupaten Sinjai dapat berjalan lebih tepat sasaran dan berbasis bukti,” tambahnya.
Usai arahan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara forum serta SPTJM oleh masing-masing kepala OPD sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Sinjai. (ran)













