BERITA TERKINIRAGAM INFO

Peringatan Dini BMKG Angin Kencang Dan Udara Panas Di Sulsel

×

Peringatan Dini BMKG Angin Kencang Dan Udara Panas Di Sulsel

Sebarkan artikel ini
Peringatan dini BMKG menyebutkan angin kencang dan udara panas di sejumlah wilayah di Sulsel, Selasa (11/8/2026, serta potensi hujan
Ilustrasi cuaca BMKG

MAKASSARCHANNEL.COM – Peringatan dini BMKG menyebutkan angin kencang dan udara panas di sejumlah wilayah di Sulsel, Selasa (11/8/2026.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi angin kencang dan udara panas di sejumlah wilayah Sulsel.

Prakiraan BBMKG Wilayah IV Makassar menyebutkan, ada 13 daerah di Sulsel waspada angin kencang dengan kecepatan 20-25 knot atau sekitar 37-46 km/jam. Sementara 17 daerah waspada udara panas.

BBMKG mengingatkan udara terasa panas dengan suhu yang dapat mencapai 35-40 derajat Celsius di wilayah tersebut.

Prakiraan angin kencang dengan kecepatan 20-25 knot (37-46 km/jam) berpotensi terjadi Selasa, 11 Agustus 2026 di; Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Gowa;

Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Pangkep, Pinrang, Sidrap, Takalar, Wajo, Barru, Bone, Gowa, Jeneponto, Luwu;

Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.

Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Warga juga diminta tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BBMKG Wilayah IV Makassar serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca.

Peluang Hujan

BMKG memprakirakan juga sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, Selasa (11/8/2026).

Potensi tersebut karena pengaruh daerah perlambatan angin atau konvergensi serta daerah pertemuan angin atau konfluensi yang terbentuk di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi atmosfer tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah yang terdampak.

BMKG pun mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca signifikan, khususnya di wilayah yang ditandai warna kuning pada peta peringatan dini.

Dalam analisis dinamika atmosfer terbarunya, BMKG mencatat daerah perlambatan angin atau konvergensi terbentuk di sejumlah wilayah.

Baca Juga  Uniba - Kementerian Kominfo Bersinergi Untuk Program Digital Talent Scholarship

Daerah tersebut meliputi Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.

Pertumbuhan Awan Hujan

Kondisi konvergensi tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah yang terdampak.

Selain konvergensi, BMKG juga memantau daerah pertemuan angin atau konfluensi di sejumlah kawasan perairan.

Konfluensi terbentuk di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Selat Karimata, Samudra Hindia selatan Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Arafuru, serta Samudra Pasifik utara Maluku Utara.

Kombinasi konvergensi dan konfluensi tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah yang terdampak.

BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah yang ditandai warna kuning pada peta peringatan ini.

Potensi hujan lebat juga perlu diantisipasi karena dapat menyebabkan genangan, banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang di wilayah tertentu.

Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar Indonesia

Untuk wilayah barat Indonesia, BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Medan dan Tanjung Selor.

Sementara itu, Surabaya, Banda Aceh, Jambi, Jakarta, Bandung, Semarang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Bengkulu, Serang, dan Samarinda diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

Potensi asap atau kabut diprakirakan terjadi di Padang dan Bandar Lampung. Adapun Palembang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Yogyakarta berpotensi mengalami udara kabur.

Untuk wilayah timur Indonesia, hujan ringan diprakirakan terjadi di Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara itu, Denpasar, Kupang, Makassar, Mamuju, Manado, Merauke, Kendari, Gorontalo, Ternate, dan Sorong diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

MKG juga memprakirakan udara kabur di Mataram, Palu, dan Manokwari.

Baca Juga  Gempa Guncang Ternate, Berpotensi Tsunami

Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui situs resmi BMKG maupun akun media sosial @infobmkg.

Kondisi atmosfer dapat berubah secara dinamis sehingga informasi prakiraan perlu dipantau secara berkala. ***

Tinggalkan Balasan