BERITA TERKINIINTERNASIONAL

Perdana Menteri Selandia Baru Mundur, Ajak Pasangannya Menikah

×

Perdana Menteri Selandia Baru Mundur, Ajak Pasangannya Menikah

Sebarkan artikel ini

Ardern yang mencetak rekor sebagai salah satu pemimpin termuda di dunia ini,
berterima kasih kepada pasangannya, Clarke Gayford, dan putrinya Neve, yang dia lahirkan saat menjabat. Dia menyebut mereka sebagai “orang-orang yang telah berkorban paling banyak dari kita semua.”

“Untuk Neve: ibu sangat menantikan ada di sana ketika kamu mulai sekolah tahun ini. Dan untuk Clarke – ayo kita menikah,” ujar Ardern.

Menanggapi pengunduran di Ardern, Wakil Ketua Partai Buruh, Grant Robertson, yang juga menjabat sebagai Wakil PM dan Menteri Keuangan Selandia Baru yang dianggap sebagai kandidat terdepan sebagai pengganti Ardern, menyatakan tidak akan mencalonkan diri untuk posisi itu. Robertson menjabat Wakil PM sejak November 2020.

Berita Terkait :
Tiga Pembicara Internasional Ikut Launching Virtual Festival Aksara Lontaraq 2020

“Saya tidak mencalonkan diri saya sebagai kandidat pemimpin Partai Buruh,” tegas Robertson dalam pernyataan pada Kamis (19/1/2023) waktu setempat.

Kaukus Partai Buruh memiliki waktu tujuh hari untuk mencari apakah seorang kandidat mendapatkan lebih dari dua pertiga dukungan dalam kaukus itu, untuk menjadi ketua partai dan PM yang baru.

Ketua Partai Buruh yang baru nantinya akan menjabat PM hingga pemilu digelar pada 14 Oktober.

Pemungutan suara kaukus untuk menentukan ketua baru Partai Buruh akan digelar dalam waktu tiga hari ke depan, Minggu (22/1) mendatang. Jika tidak ada kandidat yang memenuhi ambang batas dukungan tersebut, maka pemilihan ketua akan diperluas kepada anggota Partai Buruh lainnya. (bas/rtr)

Baca Juga  ASN Batal Lagi Pindah Ke IKN

Tinggalkan Balasan