MAKASSARCHANNEL, MANOKWARI PAPUA BARAT – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, terpikat miniatur Tongkonan dan Tenun Toraja yang Kontingen Pesparawi Sulsel tampilkan sebagai ikonik.
Di tengah riuhnya pameran, perhatian Gubernur tertuju pada stan milik Kontingen Pesparawi Sulawesi Selatan pada Pameran Harmoni Manokwari di Plaza Kampus Universitas Papua (Unipa), suasana semakin semarak.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, didampingi jajaran pejabatnya mengunjungi Pameran Harmoni Manokwari meninjau kreativitas warga, sekaligus memborong berbagai produk unggulan lokal Jumat (26/6/2026) pagi.
Rasa penasaran Gubernur pun terjawab lewat penjelasan hangat dari Koordinator Stan Sulsel, Alfrida Tandi, didampingi oleh Vivi Brouwer (Bendahara Panpel) serta pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari.
Mereka memaparkan filosofi mendalam di balik rumah Tongkonan, sekaligus memperkenalkan deretan kerajinan tangan dan camilan autentik khas Sulsel yang dipajang di sana.
Borong Souvenir
Terpikat oleh keindahan karya seni khas Sulawesi Selatan tersebut, Gubernur Papua Barat tanpa ragu dan tanpa menawar langsung merogoh koceknya.
Ia pun memborong sejumlah Sepu (tas tradisional Toraja), kain tenun, syal, serta aneka souvenir unik lainnya untuk dibagikan kepada para staf yang mendampinginya, sebelum kemudian menutup momen hangat tersebut dengan foto bersama.
Di sela-sela kesibukannya menyapa pengunjung, Koordinator Stan Sulsel, Alfrida Tandi, bersama Vivi Brouwer (Bendahara Panpel) mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas kunjungan kehormatan ini.
Orang nomor satu di Bumi Kasuari tersebut sempat tertegun lama, mengagumi detail dan keunikan arsitektur rumah Tongkonan yang sarat akan ukiran khas ‘Negeri di Atas Awan’ tersebut.
Produk Kerajinan Toraja
Mereka sangat mengapresiasi kebaikan hati Gubernur Papua Barat yang tidak hanya singgah, tetapi juga mengapresiasi produk kerajinan unggulan Toraja.
Pameran yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kemeriahan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 ini, sukses menggandeng 66 peserta dari berbagai sektor.
Mulai dari UMKM binaan pemerintah, Dekranasda, sektor perbankan, lembaga negara, organisasi perempuan, komunitas pemuda, hingga stan perwakilan dari 10 provinsi di Indonesia.
Terpikat oleh keindahan karya seni khas Sulawesi Selatan tersebut, Gubernur Papua Barat tanpa ragu dan tanpa menawar langsung merogoh koceknya.
Ia pun memborong sejumlah Sepu (tas tradisional Toraja), kain tenun, syal, serta aneka souvenir unik lainnya untuk dibagikan kepada para staf yang mendampinginya, sebelum kemudian menutup momen hangat tersebut dengan foto bersama. ***













