Yuswohady mengakui, tidak mudah menentukan pemenang. Namun, pesan yang ingin di-deliver dan digarisbawahi dari ajang ini adalah betapa pentingnya memiliki unique value proposition yang mengacu pada kemampuan inovasi (innovation management), kemampuan melayani dan mengelola konsumen (customer management), dan kemampuan menjalankan proses efektif (operation & process management).
Penghargaan ini juga sebagai apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang dinilai telah mampu menghadapi tantangan yang tidak mudah, yang telah sukses beradaptasi dan terus tumbuh di tengah tantangan serta berbagai disrupsi yang terjadi.
Baca Juga :
Dompet Dhuafa Rambah Metaverse Dalam Pengelolaan Dana ZISWAF
Dalam kiprahnya menuju 30 tahun, Dompet Dhuafa selalu berupaya menjadi lembaga yang amanah dan transparan. Tumbuh pesat, dengan niat dan tekad kuat menebar manfaat. Dompet Dhuafa senantiasa menggaungkan kolaboraksi dengan berbagai pihak. Kiprahnya hingga kini, merupakan bentuk atensi nyata atas muzaki dan mustahiknya.
“Ini satu hal yang luar biasa karena masyarakat sendiri yang menilai, karena sebenarnya kita ini unggul dalam masalah produk. Jadi, kalo produk itu bicara program dan layanan, kalau bicara customer itu kita bicara tentang layanan donatur dan layanan mustahik, lalu di bagian operasional ini kita mencakup ke sisi-sisi operation yang memang transparan dan akuntabel,” kata GM Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa Haryo Mojopahit melalui rilis yang diterima media ini. (bas)













