MAKASARCHANNEL, MAKASSAR – Sebanyak 934 petugas Sensus Ekonomi 2026 mulai 15 Juni 2026 melakukan pendataan lapangan dari pintu ke pintu (door to door) di Kota Makassar hingga 31 Agustus 2026.
“Di Kota Makassar, sebanyak 934 petugas diterjunkan untuk menyukseskan kegiatan tersebut (sensus ekonomi), terdiri atas petugas pendata lapangan, petugas pemeriksa lapangan, serta tim khusus pendataan usaha besar,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Abdul Hafid.
Abdul Hafid memberikan keterangan tersebut saat audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Selasa (16/6/2026) di Rumah Jabatan Wali Kota.
Mengutip situs resmi Pemkot Makassar, Kepala BPS Makassar menjelaskan, sensus umum untuk perusahaan telah berlangsung sejak 1 Mei 2026, dengan metode pengisian bersama.
”Lalu pendataan lapangan secara door-to-door serentak mulai 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026,” jelasnya.
Lebih lanjut, Abdul Hafid menguraikan, audiensi bersama Wali Kota Makassar membahas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Makassar.
Selain itu, BPS melakukan pendataan terhadap keluarga Wali Kota Makassar, sebagai bagian dari sensus ekonomi yang berlangsung secara nasional.
Simbol Pertumbuhan
Sementara Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menerima audiensi tersebut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Ia menilai pendataan tersebut merupakan elemen penting dalam menyediakan data akurat, sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai bentuk dukungan simbolis, Wali Kota mengusulkan agar pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Makassar tidak hanya dalam bentuk seremonial. Tetapi juga ada kegiatan penanaman pohon sebagai simbol pertumbuhan.
“Bagus kalau kita tanam pohon sensus ekonomi kita, sebagai bagian dari menjaga kota kita. Bisa juga di kantor Balaikota,” ungkap Munafri
Ia juga menawarkan beberapa opsi waktu yang memungkinkan agar ia bisa turut hadir langsung pada kegiatan penanaman pohon bersama petugas sensus.
Menanggapi hal tersebut, Abdul Hafid, menyambut baik gagasan penanaman pohon yang dari Wali Kota Munafri.
Ia mengatakan ide tersebut sangat positif menunjukkan sensus ekonomi mencakup semua sektor, termasuk pertanian. ***













