BERITA TERKINIEDUKASI

MAN 2 Makassar Sabet 4 Medali Science Internasional AISEEF 2026

×

MAN 2 Makassar Sabet 4 Medali Science Internasional AISEEF 2026

Sebarkan artikel ini

MAKASSARCHANNEL – Empat tim riset Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar menyabet empat medali dalam ajang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2026.

Tim MAN 2 Kota Makassar memperoleh tiga medali emas dan satu medali perak.

AISEEF 2026 berlangsung di Universitas Diponegoro Semarang, 10-12 Februari 2026.

Baca Juga: MAN 2 Makassar Raih 2 Medali Riset Olimpiade Madrasah Indonesia

Mengutip situs resmi Kementerian Agama, ratusan peneliti muda dari berbagai negara mengikuti even internasional ini

Mereka berkompetisi mempresentasikan solusi inovatif di bidang sains, lingkungan, dan teknologi.

Tim Pemenang

Berikut daftar tim pemenang MAN 2 Makassar beserta judul risetnya:

Regu 1 Medali Perak, judul penelitian “Nutritional Optimization of Stevia-Sweetened Fruit Jelly Candy as a Safer Confectionery for Diabetics”.
Tim riset: Andi Zahir Kusumo Firdaus, Aulia Faqihatun Nisa, Fazluna A’shadieeyah Yusfikri, Muh. Elmahdi Muntazhar, Tenri Pada Nararya Sembiring Brahmana.

Regu 2 Medali Emas, judul penelitian “Comparative Study for Organoleptic Soy Milk Toward Sun Flower Seed Milk”.
Tim riset: Andi Dzakiyyah Alifah Azzahra, Arfa Muammar Ramdhani, Madinah Al Munawarah Said, Muhammad Arief Irawan, Taqiyyatul Afifah YS.

Regu 3 Medali Emas, judul penelitian “Smart Stethoscope Design for Respiratory and Heart Sound Detection”.
Tim riset: Nadya Nur Aulia Murtiadi, Salwa, Asilah Fiqrah Putri Firman, Cinta Ramadhani Putri Aulia, Zaqiyah Zalzabilah Hamzah.

Regu 4 Medali Emas, judul penelitian “Smart IoT Health Monitoring Using Spectral HRV Analysis for Early Stress and Cardiac Dysfunction Detection”.
Tim riset: Khalisha Mayori Bambang, Aniqa Putri Ladisya Ardhiansyah, Khairul Azzam, Hasyifah Maritza Karsa, Raniah Syifa Kamila Syarif.

Bangga

Ketua Tim Penjamin Mutu MAN 2 Makassar, Dedi Rimantho, yang mendampingi langsung para siswanya di Semarang, memberikan apresiasi atas etos kerja tim.

“Kemenangan ini adalah buah dari proses panjang. Mulai dari riset literatur hingga berjam-jam pengujian di laboratorium dan pengembangan perangkat IoT,” ungkap Dedi.

Ia mengaku bangga melihat anak-anak timnya mampu menjawab pertanyaan dewan juri internasional dengan sangat percaya diri.

“Ini adalah kepuasan yang tak ternilai bagi kami para pembina,” ungkapnya di Semarang, Jumat (13/2/2026)

Kepala MAN 2 Makassar, Darmawati, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini.

“Prestasi ini bukan sekadar tentang medali. Ini bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu melahirkan solusi teknologi dan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan dunia saat ini,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan