MAKASSARCHANNEL, BINAMU JENEPONTO – Belasan alumni SMEAN 1 Jeneponto reuni di Rumah Makan Papekang Kampung Ujungloe, Binamu, Jeneponto.
Temu almuni SMEA (kini SMKN 1) Jeneponto itu merupakan yang pertama kali berlangsung sejak mereka pisah selama 38 tahun.
Salah satu almuni, Hj Ernawati, mengatakan, pertemuan itu mengingatkan mereka saat kebersamaan 38 tahun lalu.
“Sekarang kita sudah tua-tua dan sudah punya cucu baru ketemu,” kata Hj Ernawati.
Ingat Hukuman Jika Terlambat
Alumni lainnya, H Ilyas yang kini berusia 63 tahun menyampaikan hal senada dengan mengatakan, pertemuan itu mengingatkan lagi masa-masa SMEA Jeneponto.
Sementara H.Ilyas yang menginjak umur 63 tahun mengatakan pertemuan ini mengingatkan kita semua sewaktu di SMEA Jeneponto.
Dia mengenang sanksi yang mereka harus jalani dari kepala sekolah jika terlambat masuk sekolah.
“Bila terlambat masuk, kita diberi sanksi membersihkan oleh guru terutama Kepala Sekolah Drs H Baso Said Mada, yang merupakan kepala sekolah paling disiplin. Setiap ada guru yang berhalangan beliaulah mengisi langsung mengajar,” kenang H.Ilyas.
Temu Kangen Akbar
Hadir dalam acara temu kangen antara lain guru Bahasa Inggris Drs Sahri bersama istrinya Hasnawiyah dan mantan Wakil Ketua OSIS Muh Rizal Nur SHI MSi.
Pada pertermuan itu muncul wacana melaksanakan temu kangen akbar antara bulan September-Oktober 2025.
Harapannya, seluruh alumni SMEA Jeneponto ikut serta meramaikan acara ini. (des)













