BERITA TERKINIOLAHRAGAPEMPROV SULAWESI SELATAN

Kolaborasi Tiga Cabang Tapak Suci, Sukses Jalankan Amanah Panggung di Hadapan Gubernur Sulawesi Selatan

×

Kolaborasi Tiga Cabang Tapak Suci, Sukses Jalankan Amanah Panggung di Hadapan Gubernur Sulawesi Selatan

Sebarkan artikel ini
Tapak Suci Sulsel
Foto: Siswa, Kader Dan Pendekar Tapak Suci Kota Makassar bersama Gubernur Sulawesi Selatan Pada Acara Jalan Sehat Anti Mager Harmoni Kemanusiaan 2026

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR — Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Sulawesi Selatan membuktikan kapasitasnya dengan menyuguhkan penampilan spektakuler pada acara Jalan Sehat Anti Mager Harmoni Kemanusiaan 2026, Sabtu (8/8/2026). Tiga cabang, yakni Cabang Parang Tambung (Partam), Maccini Sombala (Maccis), dan Karunrung, terbukti mampu menjalankan amanah panggung dengan sangat baik di acara tersebut. Para pesilat muda berbakat ini tampil di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan memperagakan jurus Pencak Silat yang memukau puluhan ribu peserta.

Awalnya, agenda berskala besar ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Forum Kemanusiaan Lintas Agama (FKLA). Oleh karena itu, Ketua FKLA, Prof. Dr. KH. Mustari Bosra, M.A., memberikan kepercayaan penuh kepada Tapak Suci untuk mengisi panggung kehormatan seni budaya. Di samping itu, amanah tersebut dijawab secara tuntas melalui persiapan matang dan penampilan prima dari ketiga cabang yang ditunjuk mewakili perguruan.

Pada sesi pertama, Cabang Partam menampilkan pesilat cilik kebanggaan mereka, Aina Fadhilah Ramadhan, yang merupakan siswa SD Negeri Balang Baru 1. Kemudian, di bawah bimbingan pelatih Hermanto, Aina memperagakan Jurus Tunggal IPSI Tangan Kosong dengan presisi dan tenaga yang luar biasa. Hasilnya, ketegasan gerakan pesilat cilik ini berhasil mencuri perhatian serta membuktikan bahwa pembinaan usia dini di Cabang Partam berjalan sangat sukses.

Selanjutnya, giliran Cabang Maccis yang mengambil alih panggung melalui penampilan siswa SMP Negeri 3 Makassar, Nur Waliyatul Mursyidah Tumengkol. Bahkan, pesilat muda ini memperagakan Jurus Tunggal IPSI Bersenjata dengan kontrol teknik yang sangat stabil dan penuh konsentrasi. Tentu saja, di bawah arahan pelatih Sadrianah, aksi bersenjata ini menunjukkan kesiapan mental yang sangat kuat dari atlet Cabang Maccis saat menghadapi panggung terbuka.

Baca Juga  Pekan Ini Jeneponto Punya Bupati Baru
Penutup Yang Elegan

Sebagai penutup yang elegan, utusan Cabang Karunrung, A. Insyirah Nur Salsabila dari SMA Negeri 5 Makassar, menyuguhkan atraksi yang tidak kalah memikat. Selain itu, pesilat asuhan pelatih Syafaat Nasrum ini membawakan Jurus Solo Kreasi Kipas yang memadukan keindahan estetika tari dan ketegasan bela diri. Pada akhirnya, perpaduan gerakan yang dinamis ini membuktikan keahlian Cabang Karunrung dalam mengemas pertunjukan budaya yang menghibur masyarakat luas.

Gubernur Apresiasi Perguruan Tapak Suci Sulawesi Selatan

Di sisi lain, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas dedikasi dan keterampilan para pesilat muda tersebut. Beliau menyampaikan rasa bangga melihat bagaimana para pelajar mampu melestarikan kebudayaan bangsa sekaligus menunjukkan kedisiplinan yang tinggi. Singkatnya, apresiasi dari Gubernur semakin menegaskan bahwa ketiga cabang tersebut sukses besar dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Sementara itu, melalui gelaran Jalan Sehat Anti Mager ini, Gubernur juga terus mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk aktif berolahraga. Maka dari itu, kehadiran atraksi seni bela diri ini tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan wujud nyata sinergi dalam mengampanyekan gaya hidup sehat. Kesimpulannya, kolaborasi harmonis antara Pemprov Sulsel, FKLA, dan Perguruan Tapak Suci ini sukses mewujudkan pesan persatuan melalui bingkai olahraga dan kebudayaan. *Art*

Tinggalkan Balasan