MAKASSARCHANNEL – Lima keputusan Video Assistant Referee (VAR) atau video asisten wasit menentukan hasil pertandingan fase gugur Piala Dunia 2026 antara Timnas Portugal vs Kroasia. Drama VAR ini membawa Portugal ke 16 besar setelah skor akhir 2-1 untuk Selecao.
Pertandingan menegangkan ini berlangsung Toronto Stadium, Kanada, Jumat (3/7/2026) pagi Wita. Sepanjang laga, wasit Espen Eskas dari Norwegia berulang kali ke tepi lapangan mencermati VAR, sebelum memberikan keputusan.
Di laga krusial ini, Kroasia tampil spartan dengan pertahanan kokoh di lini belakang. Tim The Blazers mengandalkan serangan balik yang sangat cepat.
Situasi ini membuat Portugal mengalami kesulitan membongkar benteng Krosia yang dikawal empat skuad palang pintu. Hingga babak pertama selesai, skor kacamata tidak berubah.
Lima VAR
Kroasia akhirnya membuka keunggulan di menit ke-53. Ivan Perisic membobol gawang Portugal setelah menerima umpan akurat Josip Stanisic.
Kiper Portugal Diego Costa tidak bisa menjangkau bola ke sudut kanan gawangnya. Skor 1-0 membuat luapan kegembiaraan luar bisa para pemain dan supoter Kroasia.
Pola permainan yang terkesan hati-hati masih berlanjut di babak kedua. Kroasia akhirnya berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-56 melalui Igor Matanovic.
Namun, wasit harus menepi ke pinggri lapangan. Eskas mecermati monitor VAR yang dijaga wasit VAR, Jarred Gavan dari Australia, dan asisten Dennis Johan Higler dari Belanda.
Wasit utama akhirnya menganulir gol tersebut dengan keputusan bahwa Matanovic sudah dalam posisi offside.
Pada menit ke-61, Toronto Stadium bergemuruh saat megabintang Cristiano Ronaldo mencetak gol. Namun, gemuruh luapan emosi kegembiraan itu perlahan-lahan menurun. Ketika wasit kembali berjalan ke tepi lapangan sambil berkomunikasi dengan para asisten.
Eskas kembali ke lapangan dengan mengisyaratkan, gol Ronaldo batal, juga dengan keputusan offside. Suasana berubah jadi hening.
Di menit ke-67, wasit kembali melangkah ke tepi lapangan sesaat setelah terjadi kemelut di kotak penalti Kroasia. Mencermati VAR dan kembali ke lapangan, Eskas langsung menunjuk titik putih.
Sang wasit memberikan penalti kepada Portugal. Sebab, di monitor VAR terekam gelandang Kroasia, Nikola Vlasic, menarik baju pemain Portugal Renato Veiga hingga terjatuh.
CR7 mengemban tugas eksekusi. Dengan gaya khasnya, Ronaldo menatap tajam dan tenang ke gawang, sebelum melepas sepakan datar menghujam jala gawang Kroasia. Skor imbang 1-1 membuat selebrasi luar biasa dari tim asuhan Roberto Martinez.
Drama Krusial di Injury Time
Tim Kroasia akhirnya kembali unggul di menit ke-80, melalui Petar Sucic. Namun, kegembiraan itu buyar setelah wasit kembali dari pinggir lapangan. Melalui monitor VAR, wasit menyatakan gol tersebut batal, juga karena offside.
Kubu portugal akhirnya kembali meluapkan kegembiraan di injury time. Goncalo Ramos menyarangkan bola ke sudut kanan gawang Kroasia di menit ke-90+4 mengubah skor 2-1 untuk Portugal.
Namun, menjelang bunyi peluit panjang, Kroasia kembali menyamakan kedudukan 2-2 di menit ke-90+13. Josko Gvardiol yang menyambar umpan Mario Pasalic berhasil memebobol gawang Partugal.
Sayang, seperti kejadian sebelumnya, Eskas kembali ke lapangan dengan memutuskan gol penentu tambahan waktu itu batal. Juga, dengan alasan offside.
Kedudukan tetap 2-1 untuk Portugal dan melangkah ke 16 besar. ***













