Andi Murniyati bisa memahami sikap partainya yang mengalihkan dukungan karena pasangannya yang juga Ketua Golkar Bulukumba Andi Hamzah Pangki tak mampu menghadirkan rekomendasi Partai Golkar untuk mencukupkan koalisi.
“Saya sebagai ketua partai, tentu tunduk dan patuh kepada keputusan partai,” kata Wakil Ketua DPRD Bulukumba periode 2014-2019 itu.
Berita Terkait :
Balon Bupati Bulukumba Unjuk Kekuatan
Kader Partai Golkar Jamaluddin M Syamsir yang juga aktif sosialisasi dengan calon pasangannya Andi Matampawali diperkirakan bakal kandas seperti koleganya di Golkar. Saat ini, Dia baru mengantongi rekomendasi Partai Barkarya yang hanya memiliki satu kursi di DPRD.
Meski Koordinator Pemenangan Pemilu DPP Golkar Wilayah Sulawesi itu bisa mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar, namun belum memenuhi syarat mendaftar di KPU, karena partai berlambang pohon beringan kuning itu hanya mengontrol empat kursi di DPRD, sementara syarat minimal harus diusung delapan kursi.
Jika konstalasi politik tidak berubah secara signifikan maka Pilkada Bulukumba 2020 hanya akan diikuti tiga pasangan calon, yakni Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf, Askar HL-Arum Spink, dan Tommy Satria Yulianto – A Makkasau. (res)













