MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – Timnas Indonesia berhasil melapangkan jalan di laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Singapura 2-0. Laga awal Garuda di Devisi 1 Grup A berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung FIFA ASEAN Cup dan Format Pertandingan
Dua gol kemenangan tim asuhan John Herdman dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada babak di menit ke-13. Kemudian Ole Romeny menggadakan keunggulan Indonesia di menit ke-74.
Mendominasi Permainan
Tampil di hadapan puluhan ribu pendukung, Timnas Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak bunyi peluit kock off.
Baca Juga: Ini 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia menguasai pertandingan dengan bermain secara ofensif. Lini sayap Tim Merah tampil agresif.
Namun, hal yang masih perlu diperbaiki adalah persoalan klasik, penyelesaian akhir. Ada sekitar empat peluang yang mestinya menghasilkan gol, tetapi terbuang sia-saia.
Laga baru berjalan 13 menit, publik SUGBK langsung bergemuruh. Pemain debutan, Luke Vickery, melakukan penetrasi impresif di sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang mendatar yang matang.
Ragnar Oratmangoen yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola untuk merobek jala Singapura, membuka keunggulan 1-0 buat Indonesia.
Sepanjang babak pertama, Rizky Ridho dan kawan-kawan terus mengurung pertahanan Singapura. Setelah membuat gol, Ragnar sempat mendapatkan peluang emas lagi pada menit ke-43.
Namun, kesempatan melalui skema serangan balik cepat ini tidak membuangkan gol. Sepakan Ranggar melambung tipis di atas mistar gawang.
Kartu Merah dan Drama Penalti
Memasuki babak kedua, Singapura mencoba keluar dari tekanan untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, kokohnya pertahanan Garuda dari kawalan Elkan Baggott dan Justin Hubner membuat serangan The Lions selalu mentah.
Petaka bagi anak-anak asuhan pelatih Gavin Lee terjadi pada menit ke-70. Lini belakang Singapura melakukan pelanggaran keras terhadap Ole Romeny yang sudah dalam posisi bebas mencetak gol.
Setelah mencermati monitor VAR, wasit Rustam Lutfullin dari Uzbkistan mengganjar bek Singapura, Muhammad Safuwan Baharudin, dengan kartu merah.
Atas pelanggaran itu, Tim Garuda mendapat hadiah tendangan bebas di luar kotak penalti. Eksekusi bola mati Thom Haye membentur tangan pemain Singapura Song Ui-young di dalam kotak penalti.
Wasit langsung menunjuk titik putih. Ole Romeny yang maju sebagai eksekutor penalti pada menit ke-74, berhasil menuntaskan tugasnya, mengubah skor menjadi 2-0.
Indonesia kembali mendapat pelaung emas emas lewat Mitchell Baker di masa injury time. Namun sepakan Baker masih menyamping di sisi gawang.
Klasmen
Kemenangan ini membawa Timnas Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A Divisi 1 dengan koleksi 3 poin.
Malaysia berada di puncak klasemen. Indonesia hanya kalah produktivitas gol dari Malaysia yang di hari yang sama membantai Bangladesh dengan skor 3-0.
Ujian berikutnya, Skuad Garuda akan menantang menantang rival abadi, Malaysia. Pertandingan Derby Serumpun ini akan berlangsung Senin, 28 September 2026 malam di SUGBK. ***












