BERITA TERKINIINTERNASIONAL

Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel

×

Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel

Sebarkan artikel ini
Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel , setelah militer Iran menyerang Pangkalan Udara Amerika Serikat di Qatar
Presiden AS Donald Trump (Foto: newsrepublic)

MAKASSARCHANNEL – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba mengumumkan gencatan senjata IranIsrael.

Trump menyampaikan klaim tersebut beberapa jam setelah Iran menyerang pangkalan udara Amerika Serikat di Al Udeid, Qatar, Senin waktu setempat.

Gencatan senjata akan berlaku secara bertahap selama 24 jam ke depan. Lalu, 24 jam berikutnya gencanatan senjata totol mengakhiri perang Iran-Israel.

Lewat Truth

Seperti kebiasaannya, Trump menumumkan kabar gencatan senjata itu juga melalui akunnya di media sosial, Truth. Ia menyatakan dengan asumsi bahwa semuanya berjalan sebagaimana mestinya.

”Saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua Negara, Israel dan Iran, karena memiliki Stamina, Keberanian, dan Kecerdasan untuk mengakhiri, apa yang seharusnya disebut, ‘Perang 12 Hari’,” tulis Trump di situs Truth.

Tidak Ada Penghentian Permusuhan

Mengutip Reuters, seorang pejabat Iran mengonfirmasi bahwa Teheran telah menyetujui gencatan senjata.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan tidak akan ada penghentian permusuhan, kecuali Israel menghentikan serangannya.

Sementara belum ada konfirmasi dari pihak Israel. Sedangkan menurut Trump, Iran dan Israel sama-sama telah menyetujui genjatan senjata tersebut.

Pangkalan Udara Al Udied

Mengutip Aljazeera dari sumber berita Reuters, Pejabat militer AS mengatakan bahwa Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar adalah satu-satunya pangkalan militer AS yang menjadi sasaran Iran.

Para pejabat tersebut mengonfirmasi bahwa tidak ada dampak pada pangkalan yang berada di luar ibu kota Qatar, Doha.

Seorang pejabat pertahanan AS menambahkan bahwa Pangkalan Udara Al Udeid diserang rudal balistik jarak pendek dan jarak menengah dari Iran hari ini

“Saat ini, tidak ada laporan korban dari AS. Kami memantau situasi ini dengan saksama dan akan memberikan informasi lebih lanjut segera setelah tersedia,” kata pejabat tersebut. ***

Tinggalkan Balasan