BERITA TERKINIEDUKASI

UNIFA Pengabdian Masyarakat di SD Inpres Banta-Bantaeng 1 Makassar

×

UNIFA Pengabdian Masyarakat di SD Inpres Banta-Bantaeng 1 Makassar

Sebarkan artikel ini

Dosen yang sudah menerbitkan belasan buku itu memotivasi dengan memberikan tips sederhana. Dia minta anak-anak menuliskan cita-citanya lalu ditempelkan di dekat pintu.

“Untuk bisa berhasil, kita harus disiplin, rajin bangun pagi dan berdoa,” katanya.

Tujuan kegiatan ini, lanjut Sri Gusty, sebagai bentuk pendekatan sosialisasi di sekolah, khususnya SD.

Dari kegiatan tersebut diharapkan siswa dan warga sekolah dapat memahami, menerima, dan mengimplementasikan praktik-praktik berkelanjutan dalam pengelolaan limbah plastik.

Baca Juga :
Peringati Hari Ibu, SD Inpres Banta-Bantaeng I Lakukan Ini

Selain itu, juga memberikan pemahaman tentang dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

Melalui penyuluhan dan diskusi, siswa dan warga sekolah akan diajak untuk memahami masalah limbah plastik sebagai ancaman nyata yang perlu di tangani segera.

Sementara Poppy Indrayani berbagi pengalaman tentang kebiasaan anak-anak sekolah di Jepang. Dosen yang menetap di Jepang selama lebih 20 tahun itu menceritakan bahwa anak-anak di negara matahari terbit itu, kalau ke sekolah, akan memberikan senyum pada semua orang yang ditemui di jalan. Dia juga mengajarkan beberapa bahasa Jepang kepada anak-anak.

Anak-anak antusis mengikuti kegiatan ini. Mereka sesekali menjawab pertanyaan yang diajukan Muhammad Chaerul sebagai salah satu pemateri. Pengalaman anak-anak mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dari UNIFA ini, lantas dituangkan dalam bentuk tulisan. (her)

Baca Juga  Sekda Lutra Armiady Bilang Sektor Pertanian Di Luwu Utara Tak Terdampak Covid

Tinggalkan Balasan