MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – AirNav Indonesia kembali memperpanjang penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatu di Selat Sunda.
Sesuai pesan melalui Notice to Airmen (Notam) A3348/26, operasional Bandara Soetta masih tertutup hingga estimasi pukul 17.30 WIB, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Ditutup
Dengan demikian, penghentian operasional Bandara Soetta sudah mengalami tiga kali perpanjangan.
Penutupan mulai 01:30 WIB hingga pukul 05.30 WIB. Kemudian perpanjangan pertama sampai pukul 09.30 WIB. Namun kemudian pihak Bandara melakukan perpanjangan kedua hingga batas waktu pukul 13.30 WIB. Lalu, menyusul lagi perpanjangan ketiga ini dengan estimasi pukul 17:30 WIB.
Perpanjangnan ketiga masih perlu karena sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi positif. Terutama di area ruang udara bandara dan dinilai sangat membahayakan keselamatan penerbangan.
Berdampak Luas
Penutupan ini berdampak luas pada ratusan jadwal penerbangan domestik seperti rute Lampung, Surabaya, Denpasar. Selain itu serta rute internasional seperti Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur.
Penutupan juga menyebabkan antrean penjadwalan ulang (reschedule) di Terminal 3. Pihak otoritas bandara mendirikan posko darurat di Terminal 1B untuk memantau situasi. Selain itu menyediakan kompensasi makanan dan minuman ringan bagi penumpang yang tertahan.
Sedangkan pihak bandara menyarankan penumpang untuk segera menghubungi atau memantau kanal resmi maskapai masing-masing. Agar bisa mengurus refund (pengembalian dana) atau reschedule penerbangan. ***












