“Termasuk kegiatan yang kita lakukan hari ini, untuk menunjang kehidupan masyarakat Bulukumba dan menggali potensi sumber daya melalui berbagai produk lokal Bulukumba yang menjadi ciri khas dari oleh-oleh Bulukumba,” ujarnya.
Ketua Baznas Bulukumba, Ustad Yusuf Shandy, mengatakan, program tersebut dibuat sebagai bagian dari keterlibatan Baznas untuk mendorong peningkatan pendapatan mustahik.
Baca Juga :
Viral Video Ibu Camat Selamatkan Jambret
“Keberadaan pusat oleh-oleh ini diharapkan akan memudahkan pemasaran produk-produk lokal Bulukumba. Melalui pusat oleh-oleh ini, pengunjung dapat membeli produk lokal buatan warga,” kata Ustad Yusuf.
Pengelola menyiapkan sejumlah item oleh-oleh yang bisa menjadi pilihan bagi pengunjung, seperti; produk olahan rumput laut, kopi, bandeng tanpa tulang, sarung Bira, kue uhuk-uhuk (kue tradisional Bulukumba), miniatur Pinisi, dan sejumlah hasil kreasi masyarakat setempat lainnya.













