BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Charta Poltika Sebut Hanya 7 Parpol Lolos Ke DPR RI

×

Charta Poltika Sebut Hanya 7 Parpol Lolos Ke DPR RI

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi Kompleks Parlemen Senayan. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

MAKASSARCHANNEL.COM – Survei Charta Politika menyebut berdasarkan hasil survei, PDIP akan menjadi pemenang dalam Pemilu Serentak 2019 yang akan digelar 17 April 2019. Secara keseluruhan hanya tujuh partai politik yang bisa lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

“Elektabilitas partai politik. Ada gambar dan nama partai. Ditanya, mana yang akan dipilih jika pemilu dilakukan sekarang? PDIP di atas (posisi pertama) ada 25,5 persen. Ke dua Gerindra ada 16,2 persen. Selanjutnya partai Golkar 11,3 persen,” ujar Direktur Riset Charta Politika Muslimin, kepada wartawan di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019), dilansir detik.com.

Survei ini digelar, 19 Maret sampai 25 Maret 2019 dengan metode multistage random sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Sedangkan, margin of error survei sebesar +/- 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga :
Munarman Sebut Yusril Bohong Soal Keislaman Prabowo

Ada 16 parpol yang disurvei. Sembilan parpol di antaranya diprediksi tidak lolos ke DPR karena di bawah ambang batas parlemen 4 persen.

“Hanura dan lainnya ini, sulit untuk lolos ke Senayan,” ujar Muslimin.

Baca Juga  Pemerintah Segera Batasi Konsumen Pertalite

Tinggalkan Balasan

Sea of Becoming Maritime Arts Festival 2026 Makassar
BERITA TERKINI

MAKASSARCHANNEL, Makassar – Makassar Art Forum (MAF) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Sea of Becoming – Maritime Arts Festival 2026. Acara ini akan berlangsung pada 27 hingga 29 November 2026 di Pelataran Menara Phinisi, Universitas Negeri Makassar. Panitia mengusung tema “Makassar: Kota yang Terus Menjadi”. Oleh karena itu, festival ini mengajak seluruh lapisan masyarakat membaca kembali sejarah maritim Makassar sebagai sumber ilmu dan inspirasi seni kontemporer. Makassar Menjadi Pusat Perjumpaan Sejarah Maritim dan Seni Kontemporer Laut bukan hanya berperan sebagai batas geografis bagi masyarakat Makassar. Sebaliknya, laut menjadi ruang perjalanan manusia, pertukaran pengetahuan, perjumpaan budaya, serta pembentukan identitas daerah. Makassar memiliki jejak pelayaran yang sangat panjang. Misalnya, rute pelayaran menuju Marege dan hubungan historis dengan masyarakat Yolngu di Australia menunjukkan bagaimana laut menyatukan berbagai komunitas lintas wilayah. Dengan demikian, panitia menempatkan sejarah tersebut bukan hanya sebagai warisan masa lalu, melainkan sebagai gagasan hidup untuk seni kontemporer masa kini. Empat Perspektif Kuratorial Menjadi Landasan Seluruh Rangkaian Acara Panitia menerjemahkan gagasan utama festival melalui empat perspektif kuratorial yang saling terhubung. Keempat perspektif tersebut kemudian menjadi dasar tiga kegiatan utama yakni Pameran, Pertunjukan, dan Forum Dialog….