MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Setelah melalui proses panjang, Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Makassar, menetapkan mantan Kabid Dikmenjur Diknas Sulsel tersangka korupsi.
Mantan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Kejuruan Dinas Pendidikan Sulsel, Ruslim, menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih milik Diknas Sulsel.
Ruslim adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pengadaan kapal latih sebanyak delapan unit yang menggunakan Dana Alokasi Anggaran (DAK) APBD 2018 sebesar Rp 34 miliar.
“Iya, minggu lalu, sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Itu dari hasil gelar perkara sementara,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, Selasa (27/8/2019).
Tiga Kali Mangkir
Tipikor Polres Makassar menetapkan Ruslim sebagai tersangka, setelah beberapa kali mangkir dari pemanggilan penyidik.
Bahkan, penyidik pernah datang ke rumah Ruslim, namun Ruslim menghilang tanpa ada kabar.
“Yang bersangkutan masih kita periksa intensif,” Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko.
Kapal latih yang ditengarai bermasalah itu dibuat di Tanah Beru, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, itu telah digunakan oleh SMK yang memiliki jurusan perkapalan, nautika, dan perikanan saja.
Sekolah yang sudah menggunakannya adalah, SMK Negeri 2 Bantaeng, SMK Negeri 3 Selayar, SMK Negeri 1 Takalar, SMK Negeri 3 Bulukumba, SMK Negeri 7 Bulukumba, SMK 9 Makassar, SMK 3 Jeneponto, dan SMK 7 Pinrang.
Spesifikasi Sangat Bagus
Kapal latih tersebut memiliki spesifikasi yang sangat bagus. Dilengkapi kemudi beserta fish finder, GPS, radar, kompas, hingga kamar nakhoda. Kapal tersebut, juga memiliki ruangan tidur siswa berkapasitas sepuluh orang.
Di lambung kapal juga telah disiapkan cold storage berkapasitas 15 ton ikan. Lalu tiga mesin, dengan mesin utama berkekuatan 6 selinder yang membuatnya mampu melaju dengan kecepatan 2 knot.
Juga telah disiapkan tiga jenis alat tangkap ikan untuk melatih keterampilan siswa, seperti pukat cincin, long line, dam gillnet.
Untuk keamanan, kapal latih tersebut, telah disiapkan 25 pelampung dan tabung keselamatan yang dapat digunakan saat darurat. (wan)













