BERITA TERKINIRAGAM INFO

Hari Jadi ke-419 Makassar, Pemkot Wisuda 350 Lansia

×

Hari Jadi ke-419 Makassar, Pemkot Wisuda 350 Lansia

Sebarkan artikel ini
Hari Jadi ke-419 Makassar, Pemkot Wisuda 350 Lansia peserta Sekolah Lansia dan melaksanakan pemilihan duta dan ajang GenRe Makassar
Ilustrasi (Makassarchannel/AI)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menyiapkan sejumlah agenda menyemarakkan Hari Jadi ke-419 Kota Makassar. Salah satu di antaranya mewisuda 350 lanjut usia (lansia) peserta Sekolah Lansia.

Selain itu, pemilihan Duta dan Ajang Kreativitas Generasi Berencana (Adujak GenRe) tingkat Kota Makassar 2026.

Baca Juga: Festival Budaya, Bedah Rumah, Hingga Nikah Massal: Rangkaian Kegiatan Hari Jadi ke-419 Makassar

“Kegiatan ini, kami lakukan, bagian dari menyambut HUT ke-419 Kota Makassar (9 November 2026),” kata Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan, Selasa (3/11/2026).

Mengutip situs Pemkot Makassar, kedua kegiatan ini, menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia lintas generasi, mulai dari kalangan remaja hingga kelompok lansia.

Duta GenRe Makassar

Sementara Irwan yang juga Plt Asisten I Pemkot Makassar itu menjelaskan, agenda pertama pemilihan Duta GenRe akan berlangsung pada akhir November 2026. Kegiatan ini melibatkan remaja yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta Forum GenRe Makassar.

Ia menjelaskan, event ini bukan sekadar ajang perlombaan. Ajang ini juga menjadi wadah bagi remaja untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pemahaman mengenai perencanaan kehidupan.

Melalui kompetisi tersebut, peserta didorong menjadi figur teladan atau role model bagi teman sebaya. Selain itu, sebagai agen edukasi yang mampu menyampaikan informasi tentang keluarga berencana dan pola hidup sehat.

Salah satu fokus utama program GenRe adalah kampanye Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Edukasi untuk mencegah tiga risiko utama yang dihadapi remaja, meliputi pernikahan usia dini, seks pranikah, serta penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza).

Menurut Andi Irwan Bangsawan, para peserta yang berhasil terpilih sebagai Duta GenRe nantinya memiliki tanggung jawab lebih luas.

Baca Juga  Partai Gelora Sinjai Bagikan 500 Paket Buka Puasa

Sekolah Lansia

Selain memberikan perhatian terhadap generasi muda, DPPKB Makassar juga menyiapkan apresiasi bagi kelompok lansia melalui wisuda Sekolah Lansia dengan sekitar 350 peserta.

Irwan mengatakan, wisuda tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para lansia yang telah menuntaskan rangkaian pembelajaran di Sekolah Lansia.

Sebelum lulus, para peserta telah mengikuti 12 kali pertemuan dengan materi beragam. Mulai dari edukasi kesehatan, peningkatan kemampuan komunikasi, hingga kegiatan rekreasi dan wisata bersama.

Setelah mengikuti 12 kali pertemuan di Sekolah Lansia, mereka bisa mengikuti wisuda S1.

”Istilahnya S1, bukan strata satu, tetapi standar satu,” terang Irwan.

Ia menegaskan, Sekolah Lansia tidak hanya berorientasi pada pemberian pengetahuan. Sekolah informal ini juga menjadi ruang untuk membangun kemandirian, memperluas interaksi sosial, serta menjaga produktivitas kelompok lansia.

Menjangkau 780 Peserta

Saat ini, program Sekolah Lansia di Makassar telah menjangkau sekitar 780 peserta yang tersebar di 15 kecamatan. Pelaksanaannya memanfaatkan Balai Keluarga Berencana (KB) sebagai pusat kegiatan pembelajaran di masing-masing wilayah.

Smentara persyaratan untuk mengikuti program tersebut relatif sederhana. Berusia minimal 60 tahun, berdomisili di wilayah setempat, serta memiliki kemauan untuk mengikuti seluruh tahapan pembelajaran.

“Peserta yang telah menuntaskan proses pembelajaran, akan memperoleh ijazah atau tanda kelulusan dari DPPKB Kota Makassar,” kata Irwan.

Irwan menambahkan, wisuda Sekolah Lansia merupakan agenda rutin tahunan. Pada tahun sebelumnya, DPPKB Makassar mewisuda sekitar 250 peserta. ***

Tinggalkan Balasan