MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Dosen PKO UNM Rahyuddin JS SPd,MPd, PhD lakukan sosialisasi beladiri di Sekolah Rakyat Soppeng.
Melalui sosialisasi itu, Rahyuddin memberi pemahaman tentang filosofi pentingnya belajar beladiri karate.
Usai sosialisasi, dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNM itu melakukan latihan karate bersama warga Sekolah Rakyat Soppeng untuk memperkuat karakter siswa.
Ini merupakan implementasi dari kerja sama antara Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Rahyuddin, Sabtu (31/10/2026), mengatakan, sosialisasi itu dia lakukan di depan Kepala Sekolah Rakyat Soppeng, Arni Erjilla SPd, M Pd.
Ketua panitia kegiatan itu adalah, Khoirun Najib SE Gr, Wakil Ketua Baso Amrizal SPd MPd, Gr dan Sekretaris Syahril SPd Gr.
Rahyuddin menjelaskan juga, jumpa guru yang mengabdi di Sekolah Rakyat Soppeng sebanyak 35 orang dan murid 370 orang.
Pendidikan Karakter
Melalui kolaborasi itu dapat memperkuat pendidikan karakter, kedisiplinan, serta pembentukan mental generasi muda melalui kegiatan olahraga bela diri karate.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik.
Tetapi juga pengembangan kepribadian, pembentukan akhlak, dan penanaman nilai-nilai positif kepada peserta didik.
Melalui keterlibatan INKANAS, nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga karate dapat menjadi bagian dari proses pembinaan siswa Sekolah Rakyat.
Nilai tersebut antara lain disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, pengendalian diri, kerja keras, serta semangat pantang menyerah.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pendidikan Yang Layak
Program ini dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus mengembangkan potensi diri.
Dalam konteks tersebut, pembinaan karakter melalui olahraga dan seni bela diri dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membangun kepercayaan diri, melatih kemampuan bekerja sama, serta menumbuhkan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.
INKANAS sebagai organisasi yang bergerak dalam pembinaan olahraga karate memiliki potensi untuk berkontribusi melalui pengenalan teknik dasar karate, latihan kedisiplinan, serta pembiasaan perilaku positif yang sesuai dengan usia dan kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, Kemensos memiliki peran dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan sosial melalui akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Sinergi Kedua Pihak
Sinergi kedua pihak dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dari aspek intelektual, fisik, sosial, maupun emosional.
Selain meningkatkan kebugaran jasmani, kegiatan karate juga dapat menjadi sarana untuk mengajarkan pentingnya menghormati orang lain, mematuhi aturan, mengelola emosi, dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.
Melalui kerja sama ini, pembinaan siswa Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menghasilkan generasi yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga pribadi yang berkarakter kuat, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.
Kolaborasi INKANAS dan Kemensos menjadi peluang untuk memperkuat sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah dalam mendukung pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Ke depan, pelaksanaan program dan bentuk kegiatan kerja sama tersebut diharapkan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para siswa Sekolah Rakyat. ***












