BERITA TERKINIEDUKASI

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, Ini Cara Mengakses dan Membaca Gratis

×

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, Ini Cara Mengakses dan Membaca Gratis

Sebarkan artikel ini
Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, Begini Cara Membaca Gratis pada Senin (31/8/2026) oleh Menteri Ke budayaan Fadli Zon
Ilustrasi, tangkapan layar dashbord Pustaka.id

MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi meluncurkan Buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global, Senin (31/8/2026). Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan peluncuran buku Sejarah Indonesia dengan desain terakhir ini juga dengan foto-fotonya.

Fadli mengatakan, pemutakhiran sejarah nasional secara komprehensif setelah hampir dua dekade, tidak mengalami peremajaan substansial.

Fadli menekankan, untuk penulisan buku ini, Kemenbud hanya sebagai fasilitator. Sedangkan substansi, metodologi, dan narasi selama penulisan buku sepenuhnya ditangani para sejarawan.

Baca Juga: Kementerian Kebudayaan Luncurkan Buku Penulisan Kembali Sejarah Indonesia

Proses penulisan buku ini membutuhkan waktu satu tahun. Hingga akhir 2025, isi teks buku sebenarnya sudah selesai.

Soft Lauching

Pada 14 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Sejarah Indonesia, Kemenbud telah melaksanakan peluncuran awal (soft launching) buku ini.

”Akan tetapi teks saja tidak cukup ternyata. Perlu untuk melakukan juga proof reading, editing, lalu juga foto-fotonya, ketika itu masih bersifat template dari berbagai macam sumber. Kemudian juga layout-nya juga waktu itu masih sangat sederhana,” jelas Fadli.

Fadli menambahkan, ternyata dari Januari hingga Agustus 2026 ini memerlukan waktu untuk melakukan proof reading (pemeriksaan akhir teks).

Kemudian proses pengadaan foto sebagai ilustrasi. Fadli mengatakan, untuk foto-foto tidak boleh dari internet atau dari Google.

Foto-foto itu, jelas Fadli, harus dicari di pusat data, surat kabar, hingga kepemilikan pribadi. Proses ini kemudian membuat layout buku ikut berubah.

“Namun ternyata juga, waktu tidak memungkinkan untuk menyelesaikan secara keseluruhan. Baru selesai kalau tidak salah enam sampai tujuh jilid dari proses pascapenulisan. Yang kita luncurkan sekarang ini lima jilid dulu, nanti lima jilid lagi sekaligus saja,” ungkap Fadli Zon.

Baca Juga  Satu Pebalap Liar Di Tanassang Sinjai Tewas

Cara Mengakses Buku Gratis

Kemenbud telah menyediakan lima jilid buku setelah peluncuran ini bagi masyarakat untuk membacanya secara gratis.

Berikut rentetan cara mengakses buku dalam versi PDF dan akses gratis selama 30 hari:

1. Kunjungi atau klik laman: pustakabudaya.id
2. Bagi yang belum memiliki akun Pustakabudaya, harus mendaftar atau membuat akun terlebih dahulu. Sedangkan yang sudah memiliki akun, langsung login ke dashboard untuk mengikuti petunjuk selanjutnya.
3. Pendaftaran menggunakan email lalu membuat paspor (kata sandi) login.
4. Setelah mendaftar, akan diarahkan ke pesan verifikasi melalui email.
5. Akun yang telah berhasil diverifikasi akan otomatis kembali ke Pustakabudaya.
6. Jika sudah memiliki akun, langsung masuk (login) menggunakan alamat email dan kata sandi.
7. Setelah login, klik ”Jelajah Katalog” di dashboard, menu Katalog akan muncul Buku Sejarah Indonesia dan buku-buku lainnya.
8. Di buku Sejarah Indonesia, pilih jilid yang ingin membacanya, dan klik Lihat Buku
9. Akan tampil informasi buku dan membaca preview sebelum melakukan peminjaman. ”Peminjaman Buku” artinya memperoleh akses selama 30 hari.
10. Untuk membaca buku secara lengkap, pilih ”Pinjam Buku”. Lalu, konfirmasi peminjaman untuk mendapatkan akses selama 30 hari.
11. Buku yang telah dipinjam akan langsung muncul di bagian ”Pinjaman Aktif” di dashboard. Pilih ”Baca Sekarang” untuk mengakses buku.
12. Di mode baca, langsung membaca versi digital dengan watermark, atau menekan tombol ”Unduh” untuk menyimpan salinan versi PDF.
13. Jika sudah selesai membaca, klik ”Selesai Baca” untuk mengakhiri peminjaman. ***

Tinggalkan Balasan