MAKASSARCHANNEL, BOGOR — Saddam Musma, S.STP., M.Si., N.LP., birokrat Pemerintah Kota Makassar, meraih penghargaan sebagai Lulusan Terbaik Training of Facilitator (ToF) Bela Negara Tahun 2026. Jumat, 14/8/26
Penghargaan ini diberikan di Balai Diklat Bela Negara, Cibodas, Bogor, Jawa Barat, setelah ia menunjukkan komitmen, kedisiplinan, dan partisipasi aktif sepanjang pelatihan.
Pelatihan Intensif
Kegiatan ToF Bela Negara berlangsung sejak 27 Juli hingga 14 Agustus 2026. Sebanyak 40 peserta dari berbagai latar belakang — akademisi, militer, hingga birokrat — mengikuti rangkaian pendidikan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan fasilitator bela negara.
Prestasi Membanggakan
Saddam Musma menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan praktis. Dengan demikian, lulusan ToF diharapkan mampu menyampaikan nilai-nilai bela negara secara efektif di tengah masyarakat.
“Semoga diklat ini berjalan lancar, dengan materi yang mendalam dan relevan dengan tantangan kebangsaan. Harapannya, teori dan praktik dapat berjalan seimbang sehingga kami benar-benar terlatih menyampaikan nilai-nilai bela negara kepada masyarakat dengan baik,” ujar Saddam.
Tanggung Jawab Moral
Setelah menyelesaikan diklat, para peserta memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan nilai-nilai bela negara di lingkungan masing-masing. Saddam menekankan pentingnya kerja sama antar peserta serta pembinaan lanjutan agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pasca-diklat, kami siap menjadi fasilitator yang handal, berjiwa nasionalisme tinggi, dan turut menjaga keutuhan NKRI,” tambahnya.
Harapan ke Depan
Saddam berharap lulusan ToF Bela Negara dapat menjadi bagian dari penguatan karakter kebangsaan. Menurutnya, integritas, profesionalisme, dan keteladanan harus menjadi fondasi utama dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara.
> “Semoga dari pendidikan ini lahir fasilitator-fasilitator yang berkarakter, memiliki integritas, profesional, serta mampu menjadi teladan,” pungkasnya.
Dampak Positif
Keberhasilan Saddam Musma sebagai lulusan terbaik menjadi motivasi bagi generasi muda dan birokrat lainnya. Lebih jauh, capaian ini memperkuat semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta kesadaran berbangsa dan bernegara. Pada akhirnya, penghargaan ini menegaskan peran penting fasilitator dalam menjaga keutuhan NKRI.***












