MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Dua talenta muda SMA Islam Athirah resmi berseragam PSM U-18 setelah melalui proses seleksi.
Akun resmi Instagram PSM Makassar Akademy mengumumkan dua nama siswa SMA Islam Athirah masing-masing; Muh. Tobias Shelley dan Muh. Gerald Al Ikhwan akan mengikuti perjalanan Pasukan Ramang.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa talenta olahraga dapat tumbuh dan berkembang di tengah lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah potensi dan mengejar prestasi.
Bagi SMA Islam Athirah 1 Makassar, keberhasilan Tobias dan Gerald bukan sekadar pencapaian individual.
Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi pesan bahwa sekolah dan prestasi olahraga bukanlah dua dunia yang harus dipertentangkan.
Ketika pendidikan, disiplin, latihan, dan dukungan yang tepat bertemu, lahirlah siswa yang mampu berprestasi di berbagai arena.
Tidak Instan
Pelatih futsal SMA Islam Athirah 1 Makassar, Afdhal, mengungkapkan bahwa Tobias dan Gerald telah menunjukkan persiapan yang sangat baik sebelum mengikuti proses seleksi PSM U-18.
Kedua siswa tersebut, menurut Afdhal, tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga menunjukkan keseriusan, kedisiplinan, dan mental bertanding yang menjadi modal penting dalam menghadapi seleksi klub profesional.
“Persiapan Tobias dan Gerald sebelum mengikuti seleksi PSM U-18 sangat bagus. Mereka mengikuti latihan dengan serius, memiliki kemauan untuk berkembang, dan terus berusaha memperbaiki kemampuan mereka. Yang paling terlihat adalah mental dan kedisiplinan mereka ketika menjalani proses latihan. Jadi, ketika mengikuti seleksi, mereka datang bukan hanya membawa kemampuan, tetapi juga kesiapan mental dan fisik,” ujar Afdhal.
Ia menambahkan, keberhasilan keduanya merupakan buah dari proses yang tidak instan.
“Lolos ke PSM U-18 bukan hasil dari satu atau dua kali latihan. Ini adalah proses panjang yang membutuhkan konsistensi, kerja keras, dan keberanian untuk bersaing. Saya berharap mereka tidak cepat puas karena justru setelah masuk PSM, tantangan yang sebenarnya baru dimulai,” lanjut Afdhal.
Inspirasi Bagi Siswa Lain
Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan kedua siswanya tersebut.
Menurutnya, pencapaian Tobias dan Gerald merupakan prestasi yang patut menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi seluruh siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar.
“Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Muh. Tobias Shelley dan Muh. Gerald Al Ikhwan,” kata Tawakkal Kahar.
Mereka telah menunjukkan bahwa siswa Athirah mampu berkompetisi dan berprestasi di level yang lebih tinggi.
Dia menambahkan, “Ini bukan hanya kebanggaan bagi kedua anak kita, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMA Islam Athirah 1 Makassar,” ungkap Tawakkal Kahar.
Ia menegaskan bahwa sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa yang memiliki potensi dan prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Kami ingin anak-anak Athirah berani bermimpi besar. Prestasi Tobias dan Gerald harus menjadi inspirasi bahwa selama ada kerja keras, disiplin, doa, dan kemauan untuk terus belajar, kesempatan untuk mencapai level terbaik selalu terbuka. Sekolah akan terus mendukung dan mendorong setiap potensi siswa agar berkembang secara maksimal,” tegas Tawakkal Kahar.
Momentum Penting
Bergabungnya Tobias dan Gerald ke dalam squad PSM U-18 menjadi momentum penting bagi keduanya untuk melanjutkan perjalanan di dunia sepak bola.
Mereka kini akan berhadapan dengan lingkungan kompetitif yang menuntut kemampuan, konsistensi, disiplin, serta mental yang jauh lebih kuat.
Di sisi lain, keberhasilan dua siswa tersebut mempertegas bahwa SMA Islam Athirah 1 Makassar tidak hanya menjadi ruang untuk mengejar prestasi akademik.
Tetapi juga tempat tumbuhnya talenta-talenta muda yang berani membawa nama sekolah ke panggung yang lebih luas.
Dari ruang kelas, lapangan sekolah, hingga menjadi bagian dari Pasukan Ramang Muda, perjalanan Tobias Shelley dan Gerald Al Ikhwan baru saja memasuki babak baru.
Dua siswa, satu mimpi besar yang membawa nama Athirah dan Makassar semakin berkibar di dunia sepak bola. ***












