MAKASSARCHANNEL, SINJAI – Banjir rendam jalan utama di Kabupaten Sinjai, Minggu, 19 Juli 2026 pagi dengan ketinggian air beragam.
Genangan terjadi antara lain di Jl Tondong, Jalan Basuki Rahmat, Jl Dr Hamka, Jl Persatuan Raya, dan Jl Jenderal Sudirman.
Begitu pula di Jl Baso Kalaka, Jl Abdul Latif, Jl Bhayangkara, serta Jl Manimpahoi. Sejumlah fasilitas pemerintahan juga terendam banjir.
Termasuk Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rumah Jabatan Ketua DPRD Sinjai, serta Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai.
Ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik. Banjir terparah terjadi di Jl Tondong.
Mobil Terendam
Air juga menggenangi kawasan Alun-alun Sinjai Bersatu menyebabkan arus lalu lintas di lokasi tersebut lumpuh. Mobil di sekitar alun-alun ikut terendam banjir.
Kontributor MAKASSARCHANNEL dari Sinjai melaporkan, banjir mulai menggenangi kawasan tersebut saat hujan deras turun selama beberapa jam.
“Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur mulai sekitar pukul 02:00 Wita yang mengakibatkan banjir,” katanya.
Ia menyebut yang melan, Minggu pagi itu, merupakan terparah sepanjang tahun 2026 ini.
“Sudah beberapa kali banjir, baru hari ini yang paling parah,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, hujan masih mengguyur Sinjai saat ini, hanya saja, intensitasnya tidak seperti semalam.
Nobar Piala Dunia
Banjir melanda di titik, namun penggemar sepakbola di Sinjai seolah tak terusik. Nonton bareng Piala Dunia 2026 tetap berlangsung.
Seperti yang terjadi di salah satu Warkop di Jalan Baso Kalaka, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.
Penggemar sepakbola yang sudah terlanjur datang ke waarkop tersebut, enggan pulang dan memilihi tetp melanjutkan nonton pertandingan antara Prancis dan melawan Inggris.
Mereka tak peduli dengan dengan genangan yang merendam lantai warkop terebut higga belasan sentimeter. ***












