BERITA TERKINIEDUKASI

Kemendikdasmen Siap Ikut MTQ KORPRI Nasional Di Makassar

×

Kemendikdasmen Siap Ikut MTQ KORPRI Nasional Di Makassar

Sebarkan artikel ini
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikdasmen siap mengikuti MTQ KORPRI Nasional yang akan berlangsung di Makassar, Agustus 2026

MAKASSARCHANNEL.COMKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikdasmen siap mengikuti MTQ KORPRI Nasional yang akan berlangsung di Makassar, Agustus 2026.

Sebagai persiapan mengikuti hajatan nasional tersebut, Kemendikdasmen mengadakan seleksi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat kementerian tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).

Ajang yang berlangsung tiga hari, tanggal 17 hingga 19 Juni 2026 itu memetakan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk masuk daftar kafilah Kemendikdasmen menuju kompetisi MTQ KORPRI Tingkat Nasional 2026.

Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Manajemen Talenta selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitut Tholibin Kemendikdasmen, Mariman Darto, mengatakan bahwa seleksi internal ini merupakan bagian integral dari transformasi organisasi.

Jaring Potensi

Langkah tersebut ditempuh melalui implementasi sistem meritokrasi untuk menjaring potensi dan rekognisi talenta muda di lingkungan kementerian secara objektif serta transparan.

Mengutip laman Kemendikdasmen, Mariman Darto mengatakan, “Bapak Menteri selalu menekankan spirit meritokrasi. Kegiatan ini memberikan rekognisi bagi talenta muda di lingkungan kementerian.”

Dia melanjutkan, “MTQ ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wahana pengembangan karakter dan talenta di luar kinerja rutin.”

Mariman menambahkan, program manajemen talenta saat ini menjadi prioritas utama kementerian guna menghadirkan birokrasi yang adaptif dan inovatif.

Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat diinternalisasikan oleh para ASN sebagai pedoman dasar dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas kepada masyarakat.

“Kemenangan hakiki bukan hanya medali, melainkan bagaimana nilai Al-Qur’an menjadi pedoman dalam melayani masyarakat,” tegas Mariman.

Dalam laporan pelaksanaan, Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia selaku Ketua KORPRI Kemendikdasmen, Abdullah Faqih, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 182 orang.

Baca Juga  MTQ XXXI Sulsel Berakhir, Lutim Juara Umum Lagi

Rinciannya, 155 peserta lomba dari semua unit utama serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kemendikdasmen, serta 27 pendamping.

Lebih lanjut, Faqih mengatakan, seleksi MTQ KORPRI Kemendikdasmen yang diselenggarakan di PPSDM Kemendikdasmen didasarkan pada arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

“Pemilihan lokasi di PPSDM merupakan arahan Pak Menteri terkait efisiensi dan dukungan terhadap kebijakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), serta karena fasilitasnya yang representatif,” tutur Faqih.

Lombakan 17 Cabang

Ajang seleksi MTQ KORPRI Kemendikdasmen tahun ini melombakan 17 cabang musabaqah, yaitu Tilawah Al-Qur’an Pria dan Wanita; Tartil Al-Qur’an Pria dan Wanita;

Hifzh (Hafalan) Al-Qur’an; Hafalan Juz 30 (Juz ‘Amma) Pria dan Wanita; Hifzh Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah Wanita; Hifzh Al-Qur’an, Surah An-Nisa’ Pria; Hifzh Al-Qur’an, 7 Surah Pilihan Pria dan Wanita.

Selanjutnya, Dakwah Al-Qur’an Pria dan Wanita; Khath (Kaligrafi) Al-Qur’an, Kaligrafi Dekorasi Pria; Khath Al-Qur’an, Kaligrafi Lukis Kontemporer Pria dan Wanita;

Khath Al-Qur’an, Kaligrafi Digital Klasik/Tradisional Pria; Khath Al-Qur’an, Kaligrafi Digital Kontemporer Pria dan Wanita; Azan Pria; Khotbah Jumat Pria; Doa Pria dan Wanita; Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Pria dan Wanita; dan Cipta dan Baca Puisi Islami Pria dan Wanita.

Guna menjaga mutu penilaian, Kemendikdasmen menghadirkan 19 orang dewan hakim yang terdiri atas pakar Al-Qur’an dan akademisi qori tingkat nasional.

Bersamaan dengan pembukaan ini, diluncurkan pula domain khusus korpri.kemendikdasmen.go.id sebagai wadah kreativitas digital dan
profesionalitas ASN.***

Tinggalkan Balasan