BERITA TERKINIPemkot Makassar

Wali Kota Munafri Manfaatkan WFH Pantau Kebersihan

×

Wali Kota Munafri Manfaatkan WFH Pantau Kebersihan

Sebarkan artikel ini
MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Wali Kota Munafri manfaatkan WFH pantau kebersihan Kota Makassar, Jumat (17/4/2026), mengendarai sepeda
MANFAATKAN WFH - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin manfaatkan WFH (Work From Home) pantau kebersihan kota, Jumat (17/4/2026), melalui tiga rute. Yakni Jl Badak, Kecamatan Mamajang, Jl Muhammad Amin Kecamatan Makassar, dan Jl Gunung Lokon Kecamatan Ujung Pandang. (Foto : Humas Pemkot Makassar)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSARWali Kota Munafri manfaatkan WFH pantau kebersihan Kota Makassar, Jumat (17/4/2026), mengendarai sepeda.

Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, mengajak sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Hadir mendampingi Wali Kota dalam pemantauan itu, Sekda Kota Makassar Andi Zulkifli, Kepala BPKAD M Dakhlan, Kadis Dinas Lingkungan Hidup Helmy Budiman.

Turut hadir Kepala Dinas Tata Ruang Dia Azid, Dinas Pekerjaan Umum Zuhaelsi Zubir, dan Dinas Pemadam Kebakaran Fadli Wellang.

Di setiap titik, hadir Camat, Lurah, dan RT/RW. Peninjauan menggunakan sepeda sebagai bagian dari efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Dari Rumah Jabatan

Rombongan bergerak dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jl Penghibur, sekira pukul 05.30 Wita menuju Kecamatan Ujung Pandang.

Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Makassar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar, Muhammad Roem, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemantauan program Jumat Bersih.

“Tadi pagi Pak Wali dan SKPD pendamping berkeliling menggunakan sepeda,” ujar Muhammad Roem.

Terdapat tiga rute yang dilalui dalam kegiatan tersebut. Yakni di Kecamatan Mamajang tepatnya di Jalan Badak.

Kemudian di Kecamatan Makassar di Jalan Muhammad Amin, serta di Kecamatan Ujung Pandang di Jalan Gunung Lokon.

“Ini bagian dari pemantauan aktivitas Jumat Bersih yang telah dicanangkan,” kata Roem.

Program tersebut mendorong setiap kecamatan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, keterlibatan langsung pimpinan daerah dapat memperkuat pengawasan di lapangan.

“Sekaligus menjadi contoh nyata bagi warga dalam membangun budaya hidup bersih,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara efisiensi anggaran dan peningkatan pelayanan publik.

Pemantauan langsung juga memastikan program kebersihan berjalan optimal di tingkat kecamatan.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kota.

Setiap Hari Jumat

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Pemkot Makassar, Fadly menyampaikan, tidak semua ASN dapat bekerja dari rumah pada hari tersebut.

Pejabat eselon II dan eselon III tetap wajib masuk kantor. Unit pelayanan publik seperti layanan kesehatan hingga kependudukan tetap beroperasi seperti biasa.

Camat, lurah, serta organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat tetap bekerja di kantor.

“Pejabat eselon II, camat lurah tetap berkantor. Itu berdasarkan surat edaran Kemendagri,” ucap Fadly.

Tak Ganggu Layanan Publik

Itu untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu. Selain WFH, Pemkot Makassar juga menyiapkan skema Work From Anywhere (WFA).

“WFA diterapkan setiap hari Rabu,” ujarnya.

Ia menegaskan, penerapan dua skema kerja ini tetap berorientasi pada efisiensi. Penggunaan listrik di kantor akan lebih hemat selama penerapan WFH dan WFA.
Begitu pula dengan penggunaan BBM yang diharapkan dapat ditekan.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengikuti arah kebijakan nasional.

Terkait pengawasan, ASN tetap diwajibkan aktif dan responsif selama menjalankan WFH maupun WFA.

Pihaknya mengacu pada arahan pemerintah pusat dalam hal kedisiplinan ASN. ***

Tinggalkan Balasan