BERITA TERKINIEDUKASI

Pemkab Dukung Penuh PGRI Bulukumba Jadi Tuan Rumah Porsenijar

×

Pemkab Dukung Penuh PGRI Bulukumba Jadi Tuan Rumah Porsenijar

Sebarkan artikel ini
Ketua PGRI Bulukumba, Hamrina Andi Muri SPd MSi, mengatakan, pemkab dukung penuh PGRI Bulukumba jadi tuan rumah Porsenijar 2028
Ketua PGRI Bulukumba Hamrina Andi Muri SPd MSi bersama Ketua PGRI Sulsel Prof Hasnawi Haris, usai Konkerprov I di Claro Hotel Makassar, Sabtu, 2 Agustus 2025. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Ketua PGRI Bulukumba, Hamrina Andi Muri SPd MSi, mengatakan, pemkab dukung penuh PGRI Bulukumba jadi tuan rumah Porsenijar 2028.

Porsenijar merupakan kompetisi olahraga dan seni untuk pelajar di berbagai tingkatan, dari tingkat kabupaten/ kota hingga provinsi.

Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) untuk mengembangkan potensi atlet dan seniman muda, serta mempererat tali persaudaraan antarpelajar.

Hamrina Andi Muri bersama enam pengurus PGRI Bulukumba menghadiri Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I PGRI Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, tanggal 1-3 Agustus 2025.

Andi Rina, sapaan akrab Hamrina Andi Muri, mengatakan, selama Konkerprov, dia intens berkomunikasi dengan Bupati Bulukumba agar dapat menjadi tuan rumah Porsenijar 2026.

Namun karena, peserta konferensi telah bersepakat dan kebetulan juga pihak Pemerintah Kabupaten Sidrap telah membawa surat rekomendasi untuk kesediaannya menjadi tuan rumah Porsenijar tahun 2026, maka hasil paripurna memilih Kabupaten Sidrap menjadi tuan rumah Porsenijar 2026.

Andi Rina yang saat ini menjabat sebagai Kadis PMD Kabupaten Bulukumba, mengatakan, “Tapi kami tidak berkecil hati. Kami sedari dini akan mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Porsenijar tahun 2028 nanti.”

Perubahan Signifikan

Selama empat bulan menakhodai PGRI Bulukumba, Andi Rina telah melakukan perubahan signifikan di dalam tubuh PGRI Bulukumba.

Sebagai informasi, Andi Rina terpilih secara aklamasi pada Konferensi Kabupaten PGRI Bulukumba, 29 April 2025 lalu.

Andi Rina melakukan terobosan untuk memajukan rumah besar bagi guru di Kabupaten Bulukumba, sejak dia menjabat.

Dalam wawancara , Sabtu (2/8/2025) malam, Andi Rina mengatakan, saat baru menjabat, PGRI Bulukumba memiliki tunggakan iuran anggota kepada organisasi sebesar Rp400 juta.

“Karena kami masuk dalam rangking pertama untuk tunggakan iuran, tentu selaku orang yang diberi amanah untuk memimpin PGRI Bulukumba merasa malu,” ungkap Andi Rina.

Lobi PB PGRI

Dia melanjutkan, “Dengan segenap potensi yang ada, saya kerahkan sekretaris dan bendahara untuk membayar iuran anggota yang tertunggak tersebut.”

“Bahkan saya beri ultimatum bahwa kami tidak akan berangkat konferensi kerja jika tunggakan iuran anggota tidak terselesaikan,” ungkap Andi Rina.

“Alhamdulillah, menjelang konferensi, kami telah membayar tunggakan sebesar 72 juta rupiah dari 400 juta. Saat ini tunggakan ini tersisa 300 juta,” tutur Andi Rina.

Dia mengaku melakukan lobi ke PB PGRI, agar mendapatkan discount untuk tunggakan iuran. Karena ini adalah tunggakan dari kepengurusan sebelumnya.

Progres PGRI Bulukumba

PGRI Bulukumba sebelumnya hanya memiliki anggota sekira 2000 orang anggota. Namun dalam 3 bulan terakhir, berdasarkan hasil pemutakhiran data, anggota PGRI Bulukumba saat ini adalah 3599 orang.

Secara prosentase, keanggotaan PGRI Bulukumba mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari triwulan pertama sejak kepengurusan baru terbentuk pada April 2025 lalu.

“Ini adalah kerja keras teman-teman kepengurusan baru yang memiliki itikad baik dan memiliki visi misi yang sama untuk membesarkan rumah besar guru di Bulukumba,” tukas Andi Rina yang mengaku seorang guru dan mendapat amanah memimpin para kepala desa saat ini.

“Tentu kami bersama, teman-teman pengurus akan bekerja keras untuk melakukan konsolidasi organisasi, karena Alhamdulillah para pengurus cabang dan ranting di Bulukumba telah terbentuk semuanya. Ini artinya program kerja mandatori dari Pengurus Besar PGRI telah berjalan dengan baik di Bulukumba,” lanjutnya.

Ke depan program mandatori lainnya yang akan kami genjot yaitu penambahan anggota serta yang paling krusial yaitu penagihan iuran anggota serta perbaikan pengelolaan keuangan organisasi.

“Kami para pengurus bertekad untuk melakukan pengelolaan keuangan organisasi secara transparan dan akan kami publish per-triwulan sebagai bentuk tanggung jawab,” tukas Andi Rina.

Dukungan Pemda

Ketua PGRI Bulukumba Andi Rina menegaskan bahwa mereka sangat bergembira karena semua kegiatan yang menyangkut PGRI mendapat dukungan pemerintah daerah Bulukumba. Dalam hal ini Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.

“Dan tadi saya baru saja dikontek oleh beliau (Bupati-red). Beliau berpesan jika ditawarkan menjadi tuan rumah Porsenijar tahun 2026 ambil saja,” ungkapnya.

“Bukan itu saja, sewaktu saya akan maju menjadi calon ketua PGRI Bulukumba, saya meminta izin kepada beliau agar diizinkan untuk maju dan Alhamdulillah beliau mengizinkan,” kata Andi Rina.

“Apalagi kita tahu, saat ini saya bukan lagi di Dinas Pendidikan. Saya diamanahkan untuk memimpin di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Desa) jadi tentu tanpa izin beliau saya tak akan maju menjadi ketua,” terang Andi Rina.

Lebih jauh, Andi Rina menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Bulukumba, sejak dirinya menjabat sangat merasakan perhatian yang sangat besar.

“Apalagi, tentu pekerjaan saya yang sehari-harinya mengurus desa, harus membagi waktu untuk mengurus guru di PGRI. Tanpa dukungan dari pemerintah daerah Bulukumba dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati tentu saya selaku pribadi tak dapat berbuat banyak untuk memajukan PGRI,” tambahnya.

“Terakhir yang ingin saya sampaikan bahwa kami di PGRI Kabupaten Bulukumba akan melakukan program-program mandatori yang telah diputuskan, mendukung pembangunan Gedung Guru, menyukseskan Porsenijar 2026 di Sidrap serta yang terpenting kami akan melunasi iuran anggota yang tertunggak,” pungkas Andi Rina. ***

Tinggalkan Balasan