BERITA TERKINIEDUKASI

144 Guru Dan Kepala Sekolah Daerah Terpencil Ikut Bimtek Peningkatan Kompetensi PM-KKA & 7 Jurus BK Hebat

×

144 Guru Dan Kepala Sekolah Daerah Terpencil Ikut Bimtek Peningkatan Kompetensi PM-KKA & 7 Jurus BK Hebat

Sebarkan artikel ini

MAKASSARCHANNEL, KALUKALUKUANG KALMAS – Sebanyak 144 guru dan kepala sekolah di daerah terpencil ikut pelatihan peningkatan kompetensi GTK melalui PM-KKAhttp & 7 Jurus BK Hebat yang diselenggarakan oleh BBGTK Sulsel.

Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan menyelenggarakan Bimtek tersebut dalam rangkaian Semarak Bulan Guru Nasional Tahun 2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Syamsir Palisuri Sua SE MSi membuka Bimtek yang berlangsung empat hari di MTs DDI Kalukalukuang, Liukang Kalmas, Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Oktober 2026 malam.

Hadir dalam pembukaan itu Koordinator Tim Kerja BBGTK Sulsel Drs Harisman, Reza Putra, Sukimin Suhlian dan sejumlah fasilitator BBGTK Sulsel.

Mereka adalah Adi Wijaya, Asmuddin, Hajrah, Mi’radiyah, Herawati, dan Ninik Wijiningsih.

Hadir pula yang mewakili Camat Liukang Kalmas, yang mewakili Kapolsek Kalmas, dan yang mewakili Danramil Kalmas serta Kacabdin Wilayah 9 Selayar.

Di awal acara, Reza Putra menyampaikan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan Bimtek yang berlangsung di Kaluklukuang, salah satu pulau terluar di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Menurut Reza Putra, Bimtek PM-KKA dan 7 Jurus BK Hebat merupakan komitmen BBTGK Sulsel memperluas akses pelayanan di daerah 3 T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Dia mengatakan, kompetensi guru dan kepala sekolah perlu ditingkatkan. Hanya saja, tidak semua bisa mendapat pelayanan yang sama di setiap wilayah.

Apalagi di kepulauan yang punya tantangan berbeda. Seperti jarak antarpulau dan keterbatasan fasilitas merupakan tantangan tersendiri.

Dua Tahun Rencanakan

Sementara itu, Drs Harisman mengatakan, Bimtek yang terselenggara ini sudah dua tahun direncanakan.

Kegiatan serupa, lanjut Harisman, sudah berlangsung di Pulau Sapuka Liukang Tangaya, tahun 2024.

Dia mengatakan juga bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dan semua pendidik berhak mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi.

Baca Juga  Sinjai Gelar Bimtek Penguji Munaqasyah Santri TK/TPA

Kepada peserta pelatihan, Harisman mengingatkan agar sepulang dari Bimtek peserta harus melakukan pengimbasan kepada teman-teman guru lainnya.

“Jangan lupa imbaskan pengetahuan yang didapat saat bimtek,” harap Harisman.

Gali Ilmu

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkep, Syamsir Palisuri Sua, berharap agar peserta mengikuti materi secara maksimal.

Dia mengklaim, pihaknya senantiasa berupaya melakukan pemerataan kemampuan kompetensi bagi semua guru.

“Biasanya hanya guru PAUD, SMP, dan SMA/SMK yang ikut pelatihan, tetapi kali ini dilibatkan juga guru madrasah,” kata Syamsir.

Sekdis Dikbud Pangkep itu mengakui bahwa masih banyak yang belum terakomodir karena keterbatasan anggaran.

Dia mengimbau, “Peserta hendaknya mengimbaskan ilmu yang didapat dalam pelatihan. Kaji semua informasi yang narasumber berikan.”

“Semua ini dilakukan untuk siswa yang orang tua kepercayakan kepada guru,” tegas Syamsir.

Dia menegaskan bahwa tugas pendidikan adalah tanggung jawab semua stakeholder.

Tentang Pulau Kalukalukuang

Secara geografis, Kalukalukuang terletak di perairan Selat Makassar, secara administratif masuk dalam Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.

Dalam berkomunikasi, warga setempat menggunakan Bahasa Mandar, Makassar, Bugis, dan Bajo.

Pulau seluas 23,40 kilometer persegi ini dihuni 2.145 jiwa (data historis PMU Coremap II Kabupaten Pangkep).

Pulau Kalukalukuang adalah salah satu daerah terpencil dan terluar Sulsel. Sebelah baratnya berbatasan dengan perairan wilayah Kalimantan. ***

Tinggalkan Balasan