“Jamaah haji ini butuh perjuangan, tidak sama dengan ibadah lainnya. Salah satu persyaratan kemampuan melakukan pembayaran. Bahwa BPIH Rp90 juta, tetapi yang dibebankan hanya 55 persen. Jamaah hanya membayar Rp 49 juta sekian.
Sisanya ditalangi dari nilai manfaat dari pengelolaan dana haji,” katanya.
Dia membeberkan dana haji yang dikelola jumlahnya sekarang ini sudah mencapai Rp 167 triliun. Nilai yang didapatkan dari tabungan sekitar 5 juta orang lebih pendaftar JCH.
Agar ke depan jamaah bisa lebih banyak mendapatkan nilai manfaat, pihaknya ingin mendorong dana haji terus diinvestasikan.
Baca Juga :
852 Calon Jamaah Haji Sulsel Batalkan Keberangkatan
Sehingga kata dia, maka nilai manfaat yang bisa didapatkan juga akan semakin banyak.
“Kita dorong melakukan investasi, agar dapat meningkatkan nilai manfaat,” tuturnya.
Ia pun berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kekompakan dalam melaksanakan ibadah haji.
“Semua harus meninggikan kepeduliannya terhadap sesama umat Islam. Di dalam menyelenggarakan haji, tolong dijaga kekompakan, ditingkatkan kepedulian sesama jemaah haji, khususnya yang lansia. Jangan dicuekin, jangan dibiarkan sendirian,” katanya. (mun)













