BERITA TERKINIEDUKASI

Seniman Kawal Dr Arifin Manggau Daftar Bakal Calon Rektor UNM

×

Seniman Kawal Dr Arifin Manggau Daftar Bakal Calon Rektor UNM

Sebarkan artikel ini
Sejumlah akademisi dan seniman kawal Dr Arifin Manggau daftar bakal calon Rektor UNM (Universitas Negeri Makassar) periode 2027-2031.
CALON REKTOR - Dr Arifin Manggau (jaket kuning) menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar periode 2027-2031 di Gedung Pinisi Lantai 11, Senin, 21 September 2026. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Sejumlah akademisi dan seniman kawal Dr Arifin Manggau daftar bakal calon Rektor UNM (Universitas Negeri Makassar) periode 2027-2031.

Wakil Rektor III UNM itu menyerahkan berkas persyaratan di Menara Pinisi UNM lantai 14, pukul 11.21 Wita, Senin (21/9/2026).

Di momen itu seratusan pendukung menyertai Arifin Manggau. Mereka dari latar belakang dosen, tenaga kependidikan, seniman, budayawan, jurnalis, hingga alumni UNM.

Mereka antara lain; Prof Dr Heryati Yatim MSn; Dr Syakhruni MSn; Dr Andi Baetal Mukaddas MPd; Dr Irfan Arifin MPd;

Ada pula Dr Aswar MDs; Satriadi SPd MPd; Dr Asia Ramli SPd, MPd; Andi Mahrus Andis; Yudhistira Sukatanya; A Makmur Burhanuddin; Dr Brigjen Drs Adeni Muhan MM MBA; serta Ishakim.

Suasana di lokasi penyerahan berkas tampak semarak dengan tabuhan rebana. Tujuh panitia Pemilihan Rektor UNM menerima rombongan Arifin Manggau.

Dalam sesi konferensi pers pascapendaftaran, Arifin membeberkan makna di balik pemilihan hari serta jam pendaftaran yang dia pilih.

Kombinasi angka 11 dan 21, menurut Arifin Manggau menyimbolkan filosofi khusus dalam langkah politik kampusnya.

“Angka 11 merujuk pada nomor kendaraan dinas Rektor UNM, sementara angka 21 melambangkan transformasi peran dari posisi Wakil Rektor III (02) menuju puncak pimpinan (01),” ungkap Arifin.

Ia menegaskan sengaja mendaftar pada hari pertama. Arifin tercatat sebagai figur termuda yang meramaikan bursa calon rektor kali ini.

Sama-Sama Ki

Arifin memancangkan kredo perjuangan “Sama-Sama Ki”. Slogan berkarakter lokal ini mencerminkan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen dan membangun kampus tanpa sekat antarfakultas.

“Mari kita bahu-membahu membesarkan UNM. Tidak boleh ada dikotomi atau pengkotak-kotakan antarfakultas. Semua Sivitas Akademika UNM sejajar,” tegas Arifin.

Baca Juga  Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel Sosialisasi Perda KTR Di Bonto Makkio Makassar

Dia memilih untuk tidak membentuk tim sukses formal dalam kontestasi ini sebagai antisipasi timbulnya gesekan atau polarisasi di lingkungan akademis.

“Alasan saya tidak membentuk tim sukses semata-mata demi menjaga kondusivitas kampus. Saya ingin menghindari potensi benturan antarpihak,” jelas Arifin.

Ia optimistis seluruh kontestan yang maju memiliki iktikad yang sama untuk memajukan institusi.

“Saya yakin, semua figur yang mendaftar punya semangat serupa, yakni menghantarkan UNM menjadi perguruan tinggi yang makin unggul dan bermartabat,” ujar Arifin.

Profil Arifin Manggau

Dr Arifin Manggau lahir di Ujungpandang (sekarang Kota Makassar), 2 April 1974. Meraih sarjana di Program Studi Pendidikan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni UNM tahun 1999.

Jenjang pascasarjana bidang pendidikan antropologi ia selesaikan di kampus yang sama. Merengkuh gelar doktor bidang pendidikan seni di Universitas Negeri Semarang.

Karier akademiknya sebagai dosen di UNM mulai tahun 2006 dengan fokus keilmuan pada Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik.

Sebelum mendapat amanah sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Arifin telah mengantongi rekam jejak kepemimpinan yang panjang.

Ia pernah mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Media Pembelajaran, Kepala Pusat Kuliah Kerja Nyata dan Pemberdayaan Masyarakat UNM.

Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Wakil Dekan II Fakultas Seni dan Desain UNM.

Di luar kampus, Arifin aktif mendedikasikan diri pada pengembangan seni budaya.

Ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kesenian Sulawesi Selatan (DKSS) periode 2024–2029, sembari terus berkiprah aktif dalam jejaring organisasi pemajuan pendidikan seni tingkat nasional. ***

Tinggalkan Balasan