BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Rusdi Masse Resmi Bergabung di PSI

×

Rusdi Masse Resmi Bergabung di PSI

Sebarkan artikel ini

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Anggota DPR dan mantan Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan Rusdi Masse Mappasessu resmi bergabung di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pernyataan resmi bergabung dengan PSI diumumkan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Rakernas PSI di Makassar, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: Rusdi Masse Mundur Dari Partai NasDem

Rusdi Masse yang beberapa waktu lalu mundur dari Partai Nasdem ini naik panggung.

Kaesang Pangarep mengukuhkan Rusdi secara simbolis dengan memakaikan jaket PSI ke Rusdi Masse.

Jaket warna putih dengan gambar gajah, logo Partai Solidaritas.

Baca Juga: Rusdi Masse Gantikan Sahroni

Dalam memberikan sepatah kata sambil berpantun, Rusdi Masse menyatakan akan membuat PSI lebih bagus lagi.

“Mana solidaritasmu? Terima kasih Mas Ketum, terima kasih teman-teman dari DPP PSI,” kata Rusdi.

Ia menambahkan, mudah-mudahan dengan kehadirannya di PSI, bisa berbuat banyak.

“Bagaimana supaya PSI jauh lebih bagus daripada yang pernah saya lalui,” kata Rusdi Masse.

Setelah mundur dari Nasdem dan Ketua Nasdem Sulsel, DPP Nasdem menunjuk Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Saharuddin Alrif menggantikan Rusdi Masse.

Saharuddin yang saat ini adalah Bupati Sidrap itu dianggap layak menggantikan Rusdi Masse.

Ia memiliki pengalaman cukup panjang di Nasdem, menjadi modal untuk memimpin Nasdem Sulsel, serta pernah menjadi Ketua DPRD Sulsel.

Sementara Ketua DPP PSI  Raja Juli Antoni memuji Rusdi Masse. Ia menilai karakter Rusdi Masse mirip dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Menurut Raja Juli, Rusdi Masse adalah tokoh yang luar biasa. bahkan ia menyebut Rusdi sebagai Jokowinya Sulawesi Selatan.

Keduanya sama-sama tidak banyak bicara tapi banyak bekerja.***

Baca Juga  30 Personel Brimob Baebunta Donor Darah Peringati HUT Bhayangkara

Tinggalkan Balasan

Sea of Becoming Maritime Arts Festival 2026 Makassar
BERITA TERKINI

MAKASSARCHANNEL, Makassar – Makassar Art Forum (MAF) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar menggelar Sea of Becoming – Maritime Arts Festival 2026. Acara ini akan berlangsung pada 27 hingga 29 November 2026 di Pelataran Menara Phinisi, Universitas Negeri Makassar. Panitia mengusung tema “Makassar: Kota yang Terus Menjadi”. Oleh karena itu, festival ini mengajak seluruh lapisan masyarakat membaca kembali sejarah maritim Makassar sebagai sumber ilmu dan inspirasi seni kontemporer. Makassar Menjadi Pusat Perjumpaan Sejarah Maritim dan Seni Kontemporer Laut bukan hanya berperan sebagai batas geografis bagi masyarakat Makassar. Sebaliknya, laut menjadi ruang perjalanan manusia, pertukaran pengetahuan, perjumpaan budaya, serta pembentukan identitas daerah. Makassar memiliki jejak pelayaran yang sangat panjang. Misalnya, rute pelayaran menuju Marege dan hubungan historis dengan masyarakat Yolngu di Australia menunjukkan bagaimana laut menyatukan berbagai komunitas lintas wilayah. Dengan demikian, panitia menempatkan sejarah tersebut bukan hanya sebagai warisan masa lalu, melainkan sebagai gagasan hidup untuk seni kontemporer masa kini. Empat Perspektif Kuratorial Menjadi Landasan Seluruh Rangkaian Acara Panitia menerjemahkan gagasan utama festival melalui empat perspektif kuratorial yang saling terhubung. Keempat perspektif tersebut kemudian menjadi dasar tiga kegiatan utama yakni Pameran, Pertunjukan, dan Forum Dialog….