BERITA TERKINIKOMUNITASRAGAM INFO

PWI Pusat Belum Tetapkan Calon Ketua PWI Sulsel

×

PWI Pusat Belum Tetapkan Calon Ketua PWI Sulsel

Sebarkan artikel ini
Hingga saat ini, PWI Pusat belum menetapkan Calon Ketua PWI Sulsel dari tiga nama yang panitia konferensi kirim.

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Hingga saat ini, PWI Pusat belum menetapkan Calon Ketua PWI Sulsel dari tiga nama yang panitia konferensi kirim.

Juru Bicara Konferensi PWI Sulsel 2026, Muhammad Arafah, mengatakan, “Surat PWI Pusat bertanggal 21 Mei 2026 yang diterima Panitia Konferprov, belum berisi penetapan calon Ketua PWI Sulsel maupun ketua DKP.”

Isi surat PWI Pusat bernomor: 692/PWI-P/LXXX/V/2026 yang ditandatangani Ketum PWI Pusat, Ahmad Munir dan Sekjen M Selamat Susanto hanya menyangkut rekomendasi dan panduan terkait Konferensi Provinsi.

Arafah menjelaskan, Paniti Konferensi PWI Sulsel sudah merapatkan surat tersebut, Jumat, 22 Mei 2026. PWI Sulsel akan bersurat ke PWI Pusat untuk mendapatkan penetapan Calon Ketua PWI Sulsel.

Manaf Rahman Mundur

Menjawab pertanyaan, Arafah mengatakan, meski ada balon yang mundur, Panitia Konferensi tetap mengirim tiga nama ke pusat sesuai hasil verifikasi.

“Merujuk hasil verifikasi akhir, yang diusul ke PWI Pusat, 3 nama bakal calon ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, Amrullah Basri dan Manaf Rahman,” kata Arafah.

Saat proses berjalan, lanjut Arafah, salah satu bakal calon yakni Manaf Rahman, mengundurkan diri.

Meski demikian, menurut Arafah, dalam surat hasil verifikasi akhir yang dikirim ke PWI Pusat, tetap disebutkan tiga nama telah diverifikasi.

Tak Mampu Siapkan Berkas

Selanjutnya, diserahkan sepenuhnya ke PWI Pusat untuk terbitkan Keputusan Calon Ketua PWI Sulsel.

Tentang alasan Manaf Rahman mundur dari pencalonan, Arafah mengatakan, yang bersangkutan tak mampu menyiapkan seluruh berkas bakal calon sesuai tahapan jadwal waktu yang panitia tetapkan.

Terpisah, Manaf Rahman mengklaim tak pernah mengundurkan diri secara resmi sebagai bakal calon ketua PWI Sulsel.

“Saya masih menunggu karena belum ada keputusan dari PWI Pusat,” kata Manaf Rahman melalui telepon selularnya.

Kendati mengklaim belum mengundurkan diri secara formal, namun Manaf mengaku kemungkinkan besar PWI Pusat tidak akan memasukkan namanya sebagai Calon Ketua PWI Sulsel seperti usulan panitia.

“Saya dimundurkan oleh PWI Pusat,” kata Manaf.

Sesuai Jadwal

Mengenai jadwal dan tempat pelaksanaan konferensi, Arafah mengatakan, masih tetap seperti agenda awal.

“Panitia masih tetap pada rencana semula di Aula M Jusuf Kalla/ Kantor Diknas Provinsi Sulsel Jln Perintis Kemerdekaan,” kata Arafah.

Namun menyikapi berbagai saran dan masukan, Arafah mengatakan, “Panitia juga lagi lirik-lirik lokasi yang lebih strategis akses dan aman, terutama terkait perparkiran dan kemacetan.”

Nama Almarhum Muncul Di DPT

Tentang pemegang kartu PWI Sulsel yang sudah wafat, namun namanya masih tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT), Arafah mengatakan, panitia menyerahkan ke PWI Pusat.

“Prinsipnya panitia hanya merujuk pada daftar pemilih tetap yang ditetapkan PWI Pusat bertanggal 10 Mei 2026,” kata mantan wartawan Harian Pedoman Rakyat itu.

Problemnya, lanjut Arafah yang kini berprofesi sebagai pengacara itu, DPT akhir hasil verifikasi sudah terbit dari PWI Pusat, barulah ada info ada wartawan dari daerah sudah wafat tapi ada namanya dalam DPT.

“Ini pelajaran berharga bagi PWI, jika anggota PWI wafat wajib diinfokan ke pengurus organisasi,” tandas Arafah.

Saya Pilih Suwardi Thahir

Seorang wartawan senior menyoroti dinamika Konferensi PWI Sulsel 2026, yang cenderung memanas. Dia menyesalkan upaya menggagalkan salah satu bakal calon dengan beragam cara untuk maju di konferensi.

Dia mengatakan, panitia seharusnya mengakomodir setiap figur yang berminat memimpin PWI Sulsel menjadikan organisasi itu benar-benar hadir sebagai wadah untuk menyatukan wartawan.

Semakin banyak figur kian baik karena ada pilihan untuk mendapatkan ketua yang benar-benar layak memimpin PWI Sulsel ke depan.

Dia juga menyesalkan jika ada bakal calon yang mundur sebelum ada penetapan calon dari PWI Pusat karena itu menunjukkan yang bersangkutan tak serius mengurus PWI.

“Saya pilih Suwardi dinda, dibanding semua bakal calon yang ada saat ini,” kata jurnalis senior tersebut dalam perbincangan santai di area CFD Boulevard, Minggu, 24 Mei 2026.

Dia mengaku mengenal baik Suwardi Thahir sebagai wartawan dengan pengalaman yang tak perlu diragukan lagi.

“Suwardi Thahir memiliki kemampuan yang tak perlu diragukan lagi dan memenuhi syarat memimpin PWI Sulsel menjadi lebih baik,” katanya tersenyum.

Dia menyebut di bawah kepemimpinan Suwardi Thahir, PWI Sulsel akan menjadi lebih baik. Alasannya, Suwardi Thahir punya kompetensi dan berpengalaman sebagai wartawan serta memiliki relasi yang cukup luas.

“PWI Sulsel butuh figur kompeten seperi dia,” tandas pria pemegang kartu PWI seumur hidup itu.***

Tinggalkan Balasan