Inovasi, berjejaring dan merekrut relawan juga menjadi salah satu strategi Perpustakaan Gerbang Ilmu untuk menambah poinnya. Sejak dua bulan terakhir, perpustakaan sekolah ini punya relawan, seorang mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, Malang.
Awalnya, mahasiswa semester akhir bernama Risda Nur Ainun yang berusia 23 tahun itu hanya berlibur ke Makassar, sambil menunggu penyelesaian kuliahnya. Tapi gara-gara pandemi Covid-19, dia tertahan kembali ke kampusnya. Selama dua bulan menjadi relawan, Risda meng-input buku-buku koleksi Perpustakaan Gerbang Ilmu SD Negeri Borong ke perangkat komputer.
Berita Terkait :
Buku Puisi Murid SDN Borong Diserahkan Kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel
“Kebetulan jurusan saya cocok dengan yang dilakukan di perpustakaan, jadi saya bersedia memasukkan data-data buku ke komputer,” ungkapnya, sambil membereskan buku-buku yang sudah di-input.
Peng-input-an data-data buku menjadi target yang mesti dipenuhi agar semakin banyak buku yang bisa diakses secara digital. Apalagi, sumbangan buku dari peserta didik dan orangtua juga terus berdatangan. Seorang murid SD Negeri Borong, Syifa Putri NH, kemarin diantar ibunya datang ke perpustakaan untuk menyumbang buku. Murid kelas 3 itu langsung menyerahkan buku sumbangannya kepada Saparuddin.
“Kita mau membiasakan orang untuk berbagi buku. Apalagi buku-buku itu disumbangkan ke perpustakaan sekolah, yang akan digunakan oleh banyak anak dalam jangka panjang,” pungkas Bu Indri. (her)













