Pemilik jenama Banua Coffee, Andi Ahmad Amiruddin, mengatakan, “Kami kerap terkendala pada tahap produksi dan pemasaran. Padahal kopi Latimojong memiliki potensi yang sangat besar.”
Dengan dukungan Masmindo, katanya, kami ingin menjadi pesaing yang diperhitungkan di KKSI dan menunjukkan kualitas produk kami.
Selain mendukung produksi kopi Latimojong, Masmindo telah menginisiasi beberapa kegiatan sesuai rencana Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sekitar wilayah operasionalnya dengan memanfaatkan potensi lokal.
Berita Terkait :
Tingkatkan Literasi Anak Di Luwu, Masmindo Hadirkan Banua Manarang
Perusahaan juga telah melakukan pengembangan UMKM dengan menggandeng warga lokal sebagai pemasok berbagai produk, seperti makanan pokok, sayuran, dan lain sebagainya.
Masmindo juga mendukung ibu-ibu yang tergabung dalam Program Pemberdayaan Keluarga (PKK) di lima desa, yaitu Kadundung, Tobarru, Ranteballa, Boneposi, dan Tolajuk guna memproduksi kue tradisional.
Sejak Oktober tahun lalu, Masmindo rutin membeli kue-kue tradisional ini untuk konsumsi di site Awak Mas. Perusahaan juga telah meluncurkan Program Budi Daya Ikan Air Tawar di Desa Ulusalu, Juli lalu untuk memberdayakan ekonomi lokal dan mengoptimalkan ketahanan pangan.
“Masmindo terus berupaya mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar tambang,” Abidin Daeng Patompo, melalui rilis yang diterima media ini. (res)













