Hal senada juga disampaikan akademisi Fakultas Teknik Unhas, Muhammad Syahid yang menyebut budaya K3 sangat penting lahir dan berkembang di kampus-kampus. Generasi masa depan yang diluluskan perguruan tinggi dinilai harus berbudaya K3, sehingga mampu membentuk lingkungan tempat kerja yang aman dan nyaman.
Dengan kesadaran ini, katanya, FTUH telah membentuk Unit Pengkajian dan Pengembangan K3 (UP2K3) yang berperan dalam membudayakan K3 di kampus teknik Unhas. Mulai dari pelatihan Ahli K3 Umum untuk dosen dan Mahasiswa, penyelarasan kurikulum K3, pembenahan K3 di laboratorium serta kerjasama Industri.
Harapannya, alumni fakultas teknik telah siap menerapkan K3 di tempat kerja ketika diterima di perusahaan.
Baca Juga :
Bupati Adnan Bakal Hadirkan Rumah Tahfiz Alquran di Bajeng Gowa
“Saat ini, Fakultas Teknik Unhas sedang dipersiapkan sebagai pilot project Kampus berbasis K3,” katanya.
Sementara Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof Arsyad Thaha menegaskan, dibutuhkan sinergitas dari seluruh unsur yang terkait dengan rencana IKNB. Fakultas Teknik perlu mempertimbangkan K3 masuk dalam kurikulum untuk menghasilkan lulusan yang berbudaya K3.
“Ini dibutuhkan untuk mencapai IKNB sebagai Safety City,“ katanya.
Sebelum FGD berlangsung, dilaksanakan Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Teknik Unhas dan Fakultas Teknologi Industri Universitas Teknologi Balikpapan. (har)













