Setiap lingkup perkembangan anak yang dinilai sudah ditetapkan indikatornya dalam jumlah yang berbeda.
Secara keseluruhan ada 37 poin yang harus diisi oleh guru, namun dalam simulasi itu, para guru hanya diminta mengisi 21 poin saja. Selebihnya akan diisi di sekolah masing-masing terhadap peserta belajar di PAUD masing-masing dengan mengamati langung kegiatan anak.
Baca Juga :
Begini Penjelasan Kemenkes Penyebab Kematian Anggota KPPS
Di akhir penilaian setiap guru diminta mengisi penilaian atas hasil capaian perkembangan anak yang dinilai. Ada empat pilihan hasil capaian yang disiapkan, yakni berkembang sangat baik (BSB), berkembang sesuai harapan (BSH), mulai berkembang (MB), dan belum berkembang (BB).
Di akhir paparannya, Nurjannah mengatakan, hasil isian simulasi penilaian anak itu akan ditabulasi secara nasional bersama dengan hasil penilaian serupa yang dilakukan di seluruh Indonesia. (ira)













