Rahmansyah mengaku mendapat tugas mewakili Bupati Syamsari, beberapa saat, jelang Rapat Paripurna Hak Interpelasi.
Kali ini Nurdin HS yang menginterupsi dengan mengatakan, “Apakah ada surat keterangan sakit dari dokter?”
Berita Terkait :
LSM GMBI Distrik Takalar Dukung DPRD Gunakan Hak Interpelasi Kepada Bupati Syamsari
Wakil Ketua DPRD Takalar, H Muh Jabbir Bonto, bahkan sempat berkelakar bahwa perwakilan Bupati Takalar yang datang ke Gedung DPRD itu adalah bupati palsu, sehingga mengundang tawa hadirin.
Ada empat poin yang menjadi materi penggunaan hak interpelasi DPRD Takalar kepada Bupati Syamsari Kitta. Yakni masalah amburadulnya pengelolaan APBD, transparansi pengelolaan anggaran penanganan COVID-19, penundaan pilkades serentak selama tiga kali penganggaran, dan semrawutnya mutasi ASN.
Bupati Takalar Syamsari Kitta yang berusaha dikonfirmasi terkait ketidakhadirannya di Gedung DPRD Takalar dengan alasan kurang sehat, sementara sebuah foto menunjukkan, di jam yang sama, dia sedang nyantai di Lapangan Makkatang Daeng Sibali Takalar, tidak merespons
Hingga berita ini ditayangkan, Syamsari tidak merespon pesan yang dikirim melalui jaringan WhatsApp dan Telegam. (kin)













