MAKASSARCHANNEL, JAKARTA – Komisi III DPR menyetujui sembilan hakim agung dan 1 hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA). Hakim agung terdiri atas kamar pidana, perdata, TUN, pajak, militer, agama. Sedangkan 1 hakim ad hoc untuk HAM.
Persetujuan ini melalui rapat Komisi III DPR di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Penetapan tersebut usai Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and propper test) kepada 16 calon hakim agung dan hakim ad hoc.
“Berdasarkan pandangan fraksi masing-masing kapoksi atau yang mewakili maka Komisi III DPR RI memberikan persetujuan atas nama calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM,” kata Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman.
Habiburokhman kemudian bertanya apakah nama-nama calon hakim dapat disetujui? Para anggota Komisi III menyatakan setuju.
Sebelumnya, dalam proses seleksi, Komisi Yudisial (KY) menetapkan 13 orang calon hakim agung dan 3 orang calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA).
KY kemudian mengusulkan 16 calon hakim agung dan ad hoc tersebut ke DPR untuk menjalani fit and prooper test dan mendapatkan persetujuan.
Dari 16 calon, DPR kemudian menyetujui 9 calon hakim agung dan satu calon hakim ad hoc HAM.
Berikut nama 9 hakim agung dan 1 hakim ad hoc HAM persetujuan DPR
Hakim Agung
1. Heru Pramono, Hakim Agung Kamar Perdata – sebelumnya Hakim Tinggi Mahkamah Agung.
2. Budi Nugroho, Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak – sebelumnya Hakim Pengadilan Pajak.
3. Hari Sugiharto, Hakim Agung Kamar TUN – sebelumnya Hakim Tinggi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan TUN.
4. Agustinus Purnomo Hadi, Hakim Agung Kamar Militer – sebelumnya Hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi Mahkamah Agung.
5. Diana Malemita Ginting, Hakim Agung Kamar TUN Khusus Pajak – sebelumnya Auditor Utama Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.
6. Lailatul Arofah, Hakim Agung Kamar Agama – sebelumnya Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung.
7. Muhayah, Hakim Agung Kamar Agama – sebelumnya Waki Ketua Pengadilan Agama Samarinda.
8. Ennid Hasanuddin, Hakim Agung Kamar Perdata – sebelumnya Hakim Tinggi Mahkamah Agung.
9. Suradi, Hakim Agung Kamar Pidana – sebelumnya Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung.
Hakim ad hoc HAM
Moh Puguh Haryogi – sebelumnya dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang. ***













