MAKASSARCHANNRL, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menghadirkan peluang beasiswa bagi anak-anak yatim/piatu mulai dari tingkat SD, SMP, SMA di wilayah Sulawesi Selatan.
Pendaftaran beasiswa tahun anggaran 2026 ini terbuka secara online (daring) mulai 3-20 November 2026.
Beasiswa ini terbuka dalam dua kategori yakni berasiswa umum bagi murid yatim dan atau piatu yang memiliki prestasi akademik dan/atau nonakademik. Kemudian, kategori khusus bagi murid yatim dan atau piatu yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Persyaratan
Persyaratan untuk menerima beasiswa ini antara lain:
1. Murid Yatim dan atau Piatu yaitu murid yang telah ditinggal wafat oleh salah
satu atau kedua orang tuanya, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari
instansi yang berwenang.
2. Penduduk Sulawesi Selatan, dengan bukti Kartu Keluarga (KK)
dan/atau Kartu Identitas Anak (KIA) yang masih berlaku.
3. Terdaftar sebagai murid dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)/sistem
informasi manajemen pendidikan sekolah di Sulawesi Selatan.
4. Tidak sedang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) atau
beasiswa lainnya pada tahun anggaran yang sama, dibuktikan dengan surat
pernyataan bermaterai.
5. Bersedia mematuhi seluruh ketentuan Program Beasiswa Pemerintah
Provinsi Sulawesi Selatan Jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MА
Kategori Yatim dan atau Piatu Tahun Anggaran 2026.
Persyaratan lengkap dan mekansime pendaftaran pada laman pendaftaran beasiswa.sulselprov.go.id
Pendaftaran, Tahapan Seleksi dan Jadwal
Pendaftaran beasiswa ini berlansung secara online (daring) di kanal Beasiswa Pemprov Sulawesi Selatan dengan link: beasiswa.sulselprov.go.id
Seleksi calon penerima beasiswa yatim dan atau Piatu 2026 terlaksana dalam dua tahap yakni seleksi administrasi dan penetapan calon penerima.
Jadwal pelaksanaan masing-masing:
Pendaftaran online 3-20 November 2026.
Seleksi administrasi 20-30 November 2026.
Penetapan penerima beasiswa 2 Desember 2026.
Pencairan beasiswa 3-15 Desember 2026.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan program beasiswa tersebut untuk memastikan ketidakmampuan keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak melanjutkan pendidikan.
Andi Sudirman menegaskan, seluruh tahapan pendaftaran program beasiswa ini tidak degan pungutan biaya. Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. ***












