MAKASSARCHANNEL.COM – Bencana banjir Masamba Kabupaten Luwu Utara, 13 Juli 2020 lalu, mengetuk hati berbagai kalangan untuk memberikan bantuan guna meringankan beban korban yang kini dalam pengungsian. Salah satunya adalah Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA) di Makassar. Donasi diserahkan oleh Ev Sutrisno dan Gusti Renden di lokasi bencana.
“Perjalanan yang melelahkan dan penuh tantangan, tapi inilah misi gereja yang dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa bencana sebagai wujud kasih terhadap sesama,” kata Ev Sutrisno saat menyerahkan bantuan.
Dalam misi kemanusiaan yang dilakukan tanggal 17 hingga 26 Juli 2020 ini, GKKA Makassar menyalurkan donasi di hampir semua wilayah yang terdampak banjir.
Bantuan pertama diserahkan di Desa Radda yang merupakan daerah terparah terdampak banjir. Di desa ini, 40-an KK pengungsi. Bantuan bahan makanan dan pakaian bekas, serta puluhan karung beras diserahkan kepada Pdt Palayukan dari Gereja Toraja sebagai koordinator pengungsi.
Berita Terkait :
5 Jemaat Gereja Protestan Toraja Radda’ Tewas Terseret Banjir Masamba, 4 Hilang
Bantuan 4 karung pakaian bekas dan 10 karung beras juga dikirim ke daerah pegunungan di Desa Maipi yang tidak terjangkau kendaraan roda empat. Di Desa Meli yang menampung12 KK juga drop bahan makanan dan pakaian. Daerah lain yang dikunjungi tim GKKA Makassar ini adalah, Kappuna, Pentambua, dan Panampung.
Bantuan juga diberikan kepada korban banjir yang mengungsi ke rumah warga yang tidak terkena banjir. Pengungsi ini jarang mendapat bantuan karena mayoritas penyumbang hanya datang di tenda-tenda pengungsi.
Di daerah ini tim GKKA Makassar menyerahkan bantuan berupa sembako, mie instan, selimut, pakaian dalam pria wanita yang baru, dan pakaian anak-anak yang baru kepada 21 Kepala keluarga.













