BERITA TERKINIPemkot Makassar

Kekeringan, 12.933 Warga Menerima Bantuan Air Bersih Setiap Hari

×

Kekeringan, 12.933 Warga Menerima Bantuan Air Bersih Setiap Hari

Sebarkan artikel ini
Kekeringan, 12.933 Warga Menerima Bantuan Air Bersih Setiap Hari dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui PDAM
Penyaluran bantuan air bersih di Makassar. (Foto: Situs Pemkot Makassar)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Mengantisipasi kekeringan akibat kemarau panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyalurkan batuan air bersih melalui mobil tangki. Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, pasokan bantuan air mencapai 3.802 KK atau 12.933 warga setiap hari.

Distribusi air bersih setiap hari sebanyak 49 rit air dengan sasaran 175 titik untuk memenuhi kebutuhan warga.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (9/9/2026) memastikan distribusi akan terus berlangsung secara bertahap dan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Mengutip situs resmi Pemkota Makassar, BPBD Makassar saat ini telah menerapkan status tanggap darurat bencana kekeringan. Karenanya, penyaluran air bersih berlangsung intensif setiap hari.

“Kolaborasi BPBD dengan instansi lain seperti PMI, PDAM. Setiap hari lebih dari puluhan titik sudah menyalurkan air bersih ke tengah-tengah warga Kota Makassar setiap harinya,” ungkap Wali Kota.

Munafri mengatakan, PDAM Makassar juga telah mengerahkan armada tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah menurunnya ketersediaan air baku.

“PDAM dengan berbagai macam, dengan begitu banyak armada sudah mulai turun ke tengah-tengah masyarakat. Untuk mengantarkan air melalui truk-truk pengantar air yang mereka miliki,” jelas Munafri.

Prioritas

Di tengah kondisi keterbatasan air, Wali Kota menegaskan, bantuan pemerintah harus memprioritaskan kepada warga yang benar-benar terdampak kekeringan. Bukan untuk kepentingan lain.

Ia meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan melakukan pendataan secara cermat, sebelum bantuan air disalurkan.

“Yang kita butuhkan masyarakat yang benar-benar terdampak yang mendapatkan air yang disiapkan oleh pemerintah Kota,” tegasnya.

Munafri menjelaskan, persoalan kekeringan tidak hanya terjadi di satu wilayah atau satu kecamatan saja. Namun, hampir seluruh wilayah di Kota Makassar turut merasakan dampak berkurangnya ketersediaan air.

Baca Juga  8 Proyek Strategis PUPR Tidak Selesai Tahun 2024

Menurun Debit Air

Krisis air bersih makin parah dengan menurunnya debit air pada sejumlah sumber air baku yang selama ini menjadi penopang kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Pemkot Makassar tidak hanya mengandalkan penyaluran air melalui mobil tangki sebagai solusi jangka pendek.

Pemkot juga menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat sistem penyediaan air bersih di tingkat permukiman.

Salah satu langkah adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sejumlah lokasi.

18 Titik SPAM

Munafri mengatakan, Dinas PU Kota Makassar telah membangun SPAM di 18 titik. Ia meminta camat dan lurah aktif mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan SPAM baru.

Menurut Munafri, langkah tersebut perlu karena persoalan air bersih tidak cukup hanya tersedia melalui tangki air.

Pemerintah Kota menyiapkan infrastruktur yang mampu menjamin ketersediaan air masyarakat dalam jangka panjang. ***

Tinggalkan Balasan