BERITA TERKINIRAGAM INFO

Warga Sudah Bisa Nikmati Wakaf Sumur Bor Masjid Nurul Ittihad Maros

×

Warga Sudah Bisa Nikmati Wakaf Sumur Bor Masjid Nurul Ittihad Maros

Sebarkan artikel ini
Warga sudah bisa nikmati air bersih wakaf sumur bor Masjid Nurul Ittihad di kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros
SUMUR BOR- Warga Dusun Taipa, Desa Manjanggang, Maros, sudah bisa menikmati air bersih di tengah musim kemarau melalui Wakaf Sumur Bor di Masjid Nurul Ittihad Maros. Wakaf Daarut Tauhid bersama DT Peduli Sulsel dan Bank Indonesia meresmikan pemanfaatan Wakaf Sumur Bor Masjid Nurul Ittihad, Senin, 27 Juli 2026. (Foto : Rahman Rumaday)

MAKASSARCHANNEL, MAROS –Warga sudah bisa nikmati air bersih wakaf sumur bor Masjid Nurul Ittihad di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros .

Kehadiran sumur bor tersebut merupakan solusi bagi masyarakat Dusun Taipa, Desa Majannang, Maros, di tengah musim kemarau.

Wakaf Daarut Tauhid bersama DT Peduli Sulsel dan Bank Indonesia meresmikan pemanfaatan Wakaf Sumur Bor Masjid Nurul Ittihad, Senin (27/7/2026).

Program ini merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.

Wakaf Karyawan BI

Pembangunan sumur bor melalui wakaf dari pimpinan dan karyawan Bank Indonesia, difasilitasi oleh Wakaf Daarut Tauhiid dan DT Peduli Sulawesi Selatan sebagai lembaga pengelola ZISWAF, serta didukung oleh masyarakat Dusun Taipa yang mewakafkan tanah sebagai lokasi pembangunan.

Peresmian yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Ittihad, Dusun Taipa, Desa Manjanggang, Kabupaten Maros, dan dihadiri perwakilan Bank Indonesia, DT Peduli Sulawesi Selatan, pemerintah setempat, serta masyarakat.

Dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan hadir Muhammad Salim, Asisten Manajer, bersama Anwardin, Konsultan Bank Indonesia.

Sementara dari DT Peduli Sulawesi Selatan hadir Hasmirah, Kepala Kantor Perwakilan. Turut hadir pula Amir, Ketua RT Dusun Taipa, beserta tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Mulai Musim Kemarau

Pembangunan sumur bor ini sangat penting mengingat Maros mulai memasuki musim kemarau sejak awal Juli dan diperkirakan berlangsung hingga tiga bulan ke depan.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas ibadah.

Ketua RT Dusun Taipa, Amir, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas tersebut.

“Alhamdulillah, dengan adanya sumur bor yang diberikan oleh Wakaf Daarut Tauhiid, DT Peduli Sulsel, dan Bank Indonesia, sangat membantu warga kami. Pada musim seperti saat ini kekeringan sudah melanda daerah kami. Dengan adanya bantuan sumur bor ini, kebutuhan air bersih bisa terpenuhi dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca Juga  Haaland Cetak 5 Gol, City Bantai RB Leipzig

Warga Wakafkan Tanah

Mewakili Bank Indonesia, Muhammad Salim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam merealisasikan program wakaf ini.

“Hari ini saya mewakili Bank Indonesia, khususnya teman-teman dan saudara kami yang ada di Jakarta, mengucapkan terima kasih kepada Wakaf Daarut Tauhiid dan DT Peduli Sulawesi Selatan yang telah menjembatani pembangunan wakaf sumur bor ini.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dusun Taipa yang telah mewakafkan tanahnya.

Kita semua hadir mewakili kepentingan yang sama, yaitu menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Semoga manfaat sumur wakaf ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Sineri Antarlembaga

Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Sulawesi Selatan, Hasmirah, menyampaikan hal senada. Mengajak masyarakat menjaga amanah wakaf tersebut agar manfaatnya terus mengalir.

“Semoga sumur bor ini memberikan manfaat bagi warga dan setiap tetes air yang digunakan menjadi amal jariyah bagi para wakif. Semoga setiap aliran air yang dimanfaatkan masyarakat menjadi jalan syukur kepada Allah serta terus menghadirkan keberkahan dengan menjaga dan merawat fasilitas ini bersama-sama,” tuturnya.

Program Wakaf Sumur Bor ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara lembaga, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi atas persoalan mendasar yang dihadapi warga.

Kehadiran sumur bor tidak hanya menjawab kebutuhan air bersih, tetapi juga memperkuat fungsi Masjid Nurul Ittihad sebagai pusat ibadah dan pelayanan umat. (man)

Tinggalkan Balasan