MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Puluhan jurnalis berunjuk rasa mendesak PWI Pusat ganti Plt Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Otto.
Jurnalis yang mengklaim diri sebagai Forum Penyelamat PWI Sulsel itu demo di depan Monumen Mandala Jl Sudirman, Senin (25/5/2026).
Dalam aksi tersebut, massa mendesak PWI Pusat segera mengambil langkah tegas terhadap polemik yang dinilai terus membayangi kepengurusan PWI Sulsel.
Koordinator Lapangan, Arfandy Palallo, menegaskan kondisi internal PWI Sulsel saat ini berada pada titik krisis kepercayaan.
Menurut Arfandy, situasi itu tak lepas dari berbagai persoalan yang berkaitan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh.
Forum tersebut menyoroti sejumlah catatan yang dinilai mencederai integritas organisasi, mulai dari riwayat sanksi skorsing di internal PWI, status hukum yang pernah melekat, hingga dugaan keterkaitan dalam polemik kepemilikan eks Gedung PWI Sulsel.
Atas dasar itu, Forum Penyelamat PWI Sulsel menyampaikan tiga tuntutan utama kepada PWI Pusat, yakni mencopot Zulkifli Gani Ottoh dari jabatan Plt Ketua PWI Sulsel.
Praktik Dinasti
Pendemo juga minta, PWI Pusat mengutus pengurus yang netral dan bebas konflik kepentingan, serta mendorong pelaksanaan Konferensi PWI Sulsel yang jujur, adil, dan demokratis.
“Kami beri waktu 2×24 jam kepada PWI Pusat untuk merespons tuntutan ini. Jika tidak ada langkah konkret, kami akan menurunkan massa yang lebih besar,” tegas Arfandy dalam orasinya.
Tak hanya itu, Forum Penyelamat PWI Sulsel juga secara terbuka menolak praktik yang mereka sebut sebagai sistem dinasti dalam tubuh kepengurusan PWI Sulsel.***













