BERITA TERKINIOLAHRAGA

Standarisasi Keilmuan, Pimda 28 Tapak Suci Makassar Tetapkan Latihan Kader Rutin Dua Kali Sebulan

×

Standarisasi Keilmuan, Pimda 28 Tapak Suci Makassar Tetapkan Latihan Kader Rutin Dua Kali Sebulan

Sebarkan artikel ini
Tapak Suci Makassar
Foto: Latihan Kader Tapak Suci Kota Makassar

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Pimpinan Daerah (Pimda) 28 Tapak Suci  Makassar terus bergerak aktif menyelaraskan kualitas pembinaan di seluruh wilayah binaannya. Secara berkelanjutan, pengurus daerah telah menggelar latihan gabungan kader sebagai kelanjutan dari program sosialisasi keilmuan Tapak Suci, dengan fokus utama pendalaman materi ragawi yang merujuk langsung pada Kurikulum Nasional organisasi. Ahad, 24/5/2026

Sepanjang tahun berjalan, pengurus telah berupaya keras menyebarluaskan pemahaman materi standar ini, agar setiap cabang dan unit latihan di Kota Makassar dapat menerapkan sistem ajaran yang seragam, benar, dan sesuai ketentuan pusat. Oleh sebab itu, kegiatan ini menjadi langkah krusial yang menjembatani pengetahuan dari tingkat daerah hingga ke kelompok latihan terbawah.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pelatih Pimda 28 Tapak Suci Makassar, Drs. Muh. Ali, P.Ma, turun langsung memandu seluruh rangkaian materi dan praktik. Ia menyampaikan berbagai teknik, metode latihan, serta poin-poin penting yang wajib dikuasai oleh para pelatih dan kader agar mereka mampu mengajarkan materi yang sama persis kepada para siswa di tempat masing-masing.

Sambil mengawasi jalannya latihan, Ketua Pimda 28 Tapak Suci Makassar, H.A. Zulkarnain Arief, M.Pd., P.Mdy, juga hadir mendampingi jajaran pendekar, yaitu Muh.  Nur Muslim, S.Pd, P.Mdy, dan Yusuf Edy, P.Ma.

Selain itu, kehadiran para pendekar ini memberikan jaminan mutu yang sangat tinggi, karena mereka telah menyerap dan mempelajari langsung keilmuan tersebut saat mengikuti Ujian Pendekar beberapa waktu lalu di Yogyakarta. Akibatnya, materi yang disampaikan terjamin keasliannya, meskipun beberapa pendekar lain yang juga berkompeten belum sempat bergabung pada sesi pembinaan kali ini.

Arahan Ketua Pimda 28 Makassar

Melalui arahannya, Ketua Pimda menegaskan bahwa pihaknya akan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda prioritas yang terus digalakkan. “Kita akan menjadikan latihan ini sebagai program utama Pimda untuk membekali seluruh kader di Makassar dengan keilmuan yang utuh.

Selanjutnya, kita sangat mengharapkan kehadiran aktif seluruh elemen kader, sebab partisipasi dan penguasaan materi di sini akan menjadi dasar pertimbangan utama saat kita menentukan tim penguji pada Ujian Kenaikan Tingkat siswa mendatang,” tegas H.A. Zulkarnain Arief.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pelatih juga telah merumuskan jadwal tetap agar seluruh kader dapat menyiapkan waktu dengan baik. “Mulai saat ini, kita akan melaksanakan latihan kader secara rutin sebanyak dua kali dalam sebulan, tepatnya pada pekan pertama dan pekan ketiga,” tambah Drs. Muh. Ali, P.Ma., guna memastikan keberlanjutan program tersebut.

Lebih dari sekadar pelatihan rutin, pimpinan daerah juga menegaskan kebijakan tegas terkait penerapan kurikulum di seluruh cabang dan unit latihan. “Kita harus menjalankan dan melaksanakan keilmuan Tapak Suci, khususnya materi dalam Kurikulum Nasional, sebagai kewajiban mutlak di setiap cabang maupun unit latihan se-Kota Makassar.

Oleh karena itu, kita akan mengevaluasi kinerja kader lepasan Latihan Kader Pimpinan Tapak Suci (LKPTS) sebagai bentuk pertanggungjawaban nyata atas ketingkatan yang mereka sandang,” ucap Ketua Pimda didampingi Ketua Dewan Pelatih.

Melalui evaluasi ini, pengurus akan memastikan bahwa setiap kader tidak hanya sekadar memegang gelar, melainkan juga aktif menularkan ilmunya serta mendukung penuh seluruh program kerja Pimda 28 Makassar. Akhirnya, langkah ini bertujuan mengokohkan Kurikulum Nasional sebagai acuan tunggal pembinaan, sehingga organisasi mampu melahirkan kader-kader yang berkompeten, beriman, dan berakhlak mulia sesuai harapan persyarikatan Muhammadiyah. “Art”

Tinggalkan Balasan